Berita Aceh Tamiang

Tiga Kecamatan di Aceh Tamiang Rentan Terjadi Puting Beliung, Ini Daerahnya

Husni menyebut ada tiga kecamatan yang rentan diterjang angin puting beliung, yakni Manyakpayed, Bendahara dan Tengulun

Tiga Kecamatan di Aceh Tamiang Rentan Terjadi Puting Beliung, Ini Daerahnya
SERAMBINEWS.COM/RAHMAD WIGUNA
Puluhan siswa SMAN 2 Percontohan Karangbaru, Aceh Tamiang mengikuti edukasi tentang bencana oleh BPBD, Rabu (11/9/2019). Selain banjir, angin puting beliung merupakan potensi bencana terbesar di wilayah ini. SERAMBI/RAHMAD WIGUNA 

Husni menyebut ada tiga kecamatan yang rentan diterjang angin puting beliung, yakni Manyakpayed, Bendahara dan Tengulun

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

 

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Kabid Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Kebakaran BPBD Aceh Tamiang Muhammad Husni menyebut angin kencang menjadi potensi terbesar bencana di Aceh Tamiang. 

Hal ini disampaikannya di sela edukasi tentang bencana di SMAN 2 Percontohan Karangbaru, Rabu (11/9/2019). 

Husni menyebut ada tiga kecamatan yang rentan diterjang angin puting beliung, yakni Manyakpayed, Bendahara dan Tengulun.

Di tahun ini kata dia, masing-masing wilayah itu sudah "dihampiri" angin kencang satu kali. 

"Untuk korban jiwa tidak ada. Tapi pernah rumah rusak karena tertimpa pohon," kata dia. 

Husni pun mengingatkan warga selalu memerhatikan lingkungan sekitar. Pohon tinggi yang berpotensi tumbang diterjang angin diimbaunya dipangkas.  

"Harus diantisipasi sejak dini. Jangan dibiarkan bila ketinggian pohon bisa mengancam," ujarnya. 

Baca: Jembatan Darurat Nyaris Telan Korban Jiwa di Simeulue, Ini Penyebabnya

Baca: Dalam Rangka HUT Ke-46, Bank Aceh Syariah Gelar Turnamen Voli

Baca: Ini Parang yang Dipakai Tersangka Bunuh Purnawirawan TNI di Lhokseumawe

Selain itu, ancaman banjir juga cukup berpeluang terjadi. Dia pun mengingatkan kembali banjir bandang pada 2006 yang menghantam sejumlah kecamatan di Aceh Tamiang. 

"Saat itu di tempat kita ini (SMAN 2), air setinggi rumah. Kantor Bupati pun jadi posko pengungsian," jelasnya. 

 BPBD Aceh Tamiang sejauh ini terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar lebih memahami bencana, mulai dari evakuasi, masa tanggap darurat, evakuasi, rehabilitasi  hingga rekonstruksi. 

Salah satu cara edukasi dilakukan dengan go to school. Ada enam sekolah yang dikunjungi, mulai dati tingkat SD, SMP hingga SMA. (*)

Penulis: Rahmad Wiguna
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved