Rumah wartawan terbakar
Kasus Terbakarnya Rumah Wartawan belum Terungkap, Ini Permintaan Korban kepada Kapolres Agara
Oleh karena itu, Asnawi Luwi meminta Kapolres Agara yang baru, AKBP Wanito Eko Sulistiyo SH SIK, mengungkap kasus yang sudah 40 hari lebih ini.
Penulis: Subur Dani | Editor: Mursal Ismail
Oleh karena itu, Asnawi Luwi meminta Kapolres Agara yang baru, AKBP Wanito Eko Sulistiyo SH SIK, mengungkap kasus yang sudah 40 hari lebih ini.
Kasus Terbakarnya Rumah Wartawan Serambi belum Terungkap, Ini Permintaan Korban kepada Kapolres Agara
Laporan Subur Dani | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kasus terbakarnya rumah Wartawan Serambi Indonesia di Aceh Tenggara (Agara), Asnawi Luwi di Desa Lawe Loning Aman, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Agara, Selasa, 30 Juli 2019 sekitar pukul 01.30 WIB, hingga kini belum terungkap.
Oleh karena itu, Asnawi Luwi meminta Kapolres Agara yang baru, AKBP Wanito Eko Sulistiyo SH SIK, mengungkap kasus yang sudah 40 hari lebih ini.
Bahkan Asnawi yang menduga kuat, rumahnya itu dibakar orang tak dikenal (OTK) karena pemberitaannya terkait berbagai kasus di Agara, agar menangkap pelakunya itu.
"Kami yakin Kapolres Agara yang baru ini mampu akan bekerja serius dan profesional menangkap pelaku pembakaran rumah kami yang bisa saya pastikan ada kaitan dengan pemberitaan," kata Asnawi Luwi kepada Serambinews.com, Minggu (15/9/2019) malam.
Baca: Jalan Blangkejeren ke Pining Rusak Parah, Ini Lokasinya
Baca: Klasemen Sementara MotoGP 2019 - Marquez Makin Jauh, Akan Tetap di Puncak Meski 3 Kali tak Balapan
Baca: Klasemen Sementara MotoGP 2019 - Marquez Makin Jauh, Akan Tetap di Puncak Meski 3 Kali tak Balapan
Apalagi kata Asnawi, dalam hal ini Satuan Reskrim Polres Agara juga dibantu Tim Jatanras Polda Aceh
Asnawi Luwi menduga kuat kejadian ini adalah upaya pembunuhan berencana terhadap dirinya, istri, dan anak-anaknya, sehingga selain rumahnya beserta isi, mobil Mobilio miliknya yang parkir di mobil juga ikut terbakar.
Oleh karena dugaan pembunuhan berencana, kata Asnawi, istrinya Lisnawati sangat trauma karena pelaku belum ditangkap.
Bahkan kini Asnawi sekeluarga sudah pindah tugas ke Banda Aceh.
Padahal istrinya itu adalah bidan desa di sana, sehingga pekerjaan istrinya di sana berupa pelayanan kesehatan kepada warga, termasuk kegiatan Posyandu bulanan harus diganti temannya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rumah-wartawan-serambi-di-agara.jpg)