Berita Banda Aceh

Fantastis! Segini Total Anggaran Rehabilitasi dan Pengembangan Perkebunan di Aceh

Total realisasi anggaran tahun 2018 program rehabilitasi dan pengembangan tanaman perkebunan rakyat di Provinsi Aceh tercatat sebesar Rp 27,13 miliar.

Fantastis! Segini Total Anggaran Rehabilitasi dan Pengembangan Perkebunan di Aceh
For Serambinews.com
Indra Putra Keumala 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH -- Total realisasi anggaran tahun 2018 program rehabilitasi dan pengembangan tanaman perkebunan rakyat di Aceh tercatat sebesar Rp 27,13 miliar.

Jumlah tersebut lebih kecil dibanding total anggaran yang dianggarkan dalam Peraturan Gubernur Aceh tentang APBA 2018 yang jumlahnya mencapai Rp 32,36 miliar.

Koordinator Badan Pekerja Forum Anti-Korupsi dan Transparansi Anggaran (FAKTA) Indra P Keumala kepada Serambinews.com mengatakan, informasi itu dihimpun berdasarkan riset dokumen Pergub APBA 2018, terdapat sejumlah program besar Pemerintah Aceh pada sektor pertanian dan perkebunan di Aceh.

Salah satunya program rehabilitasi dan pengembangan tanaman perkebunan rakyat di sejumlah wilayah.

"Dari total dana yang dianggarkan, sebesar Rp 27,13 miliar di antaranya telah dibelanjakan oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh untuk membiayai sejumlah kegiatan," ujar Indra di Banda Aceh, Senin (16/9/2019).

Adapun kegiatan tersebut, lanjut Indra, di antaranya berupa pengembangan tanaman lada di kabupaten Aceh Utara seluas 23 hektare.

Rehab tanaman kakao dan peremajaan kopi di Pidie dengan luas masing-masing sebesar 150 hektare dan 179 hektare, dan rehab cengkeh di Simeulue seluas 800 hektare.

"Namun kami belum memperoleh informasi rinci terkait lokasi dan kelompok sasaran dari program tersebut. Upaya komunikasi yang kami lakukan melalui pejabat utama Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh sama sekali tidak mendapat respons," terangnya.

Baca: Perusahaan Perkebunan Bungkam, Barrier Gajah Sepanjang 28 Km belum Dibangun

Baca: Soal Benih Padi IF8, Azhar Abdurrahman: Copot Kadis Pertanian dan Perkebunan Aceh

Baca: Unsyiah-UMP Bahas Teknologi Pertanian  

Baca: Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, A Hanan MM: Hentikan Menghujat Saya di Media Sosial

Mantan Koordinator Aceh Parliament Watch ini menyayangkan masih adanya sikap tertutup yang ditunjukkan pihak dinas.

Menurutnya kondisi tersebut tentu tidak sejalan dengan semangat transparansi yang saat ini coba dibangun Pemerintah Aceh.

Indra juga mengatakan, pihaknya akan melakukan monitoring pelaksanaan program pada dinas yang bebarapa waktu lalu sempat dihebohkan akibat kasus pelaporan terhadap Keuchik Munirwan.

"Ada banyak program besar yang perlu ditelaah lebih lanjut terkait realisasi dan penerima manfaatnya. Ini diperlukan sebagai upaya memastikan agar program pembangunan sektor pertanian berjalan sesuai kebutuhan rakyat," demikian Indra P Keumala.

Hingga berita ini diturunkan, Serambinews.com belum mendapat konfirmasi dari pihak Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh(*)

Penulis: Yusmadi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved