Berita Aceh Barat Daya

Satlantas Abdya Imbau, Warga Pemilik Kendaraan Bermotor Mengambil Segera TNKB di Kantor Samsat

Satuan Lalulintas Polres Aceh Barat Daya (Abdya) mengimbau masyarakat untuk segera mengambil pelat tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) di ..

Satlantas Abdya Imbau, Warga Pemilik Kendaraan Bermotor Mengambil Segera TNKB di Kantor Samsat
SERAMBINEWS.COM/RAHMAT SAPUTRA
TNKB menumpuk di UPTD Kantor Samsat Abdya, warga pemilik kendaraan bermotor diharap dapat mengambil segera. Foto direkam, Rabu (18/9/2019). 

Satlantas Abdya Imbau, Warga Pemilik Kendaraan Bermotor Mengambil Segera TNKB

Laporan Rahmat Saputra I Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Satuan Lalulintas Polres Aceh Barat Daya (Abdya) mengimbau masyarakat untuk segera mengambil pelat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) di Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPTD) Sistem Administrasi Satu Atap (Samsat) kabupaten setempat.

Pasalnya, ada ribuan pelat kendaraan roda dua dan roda empat yang sudah selesai dicetak sejak 2017 itu, tak kunjung diambil oleh sang pemilik.

Kapolres Abdya, AKBP Moh Basori SIK melalui Kasat Lantas, Iptu Adek Taufik SIK mengatakan imbauan untuk mengambil pelat TNKB kepada masyarakat tersebut lantaran tidak sedikit TNKB yang tersimpan di UPTD Samsat Abdya.

"Kami berharap TNKB ini segera diambil," pinta Kasat Lantas Polres Abdya, Iptu Adek Taufik.

Menurutnya, pengambilan pelat TNKB itu tidak dipungut biaya, karena masyarakat selaku pemilik kendaraan bermotor, setiap lima tahun sekali telah mengurus perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sekaligus membayar biaya TNKB.

Edaran Terbaru Wali Kota Lhokseumawe saat Azan, Rapat Harus Dihentikan dan Wajib Shalat Berjamaah

BRI Perkenalkan Junio Smart kepada Siswa

Universitas Samudra dan Kejari Langsa Teken MoU Bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara

"Kita sangat menyayangkan jika TNKB yang telah dibayar, dan telah selesai dibuat, tidak diambil dan dimanfaatkan sebagaimana mestinya," sebutnya.

Iptu Adek mengaku telah melakukan berbagai upaya agar masyarakat pemilik kendaraan kalau TNKB telah selesai, agar bisa langsung diambil. Salah satu cara yang dilakukan, tambahnya, dengan menghubungi nomor telepon genggam yang ditinggalkan oleh pemilik kendaraan saat mengurus STNK.

"Sayangnya, saat dihubungi petugas banyak nomor telepon yang tidak aktif lagi, sehingga kita tidak tahu mau hubungi kemana lagi," ungkapnya.

Ia menyebutkan, selama ini pembuatan TNKB membutuhkan waktu yang panjang dan tidak langsung siap. Mengingat, proses pembuatan TNKB itu dilaksanakan pihak ketiga, dan pihak Samsat mengorder dalam jumlah tertentu dalam setiap bulannya dan akan dikirim, jika sudah selesai.

Galacticos Peusangan Raya Siap Berlaga di Babak Enam Besar, Besok Kembali Latihan

Korupsi Dana Desa Selama Empat Tahun, Mantan Keuchik dan Dua Perangkat Gampong Jadi Tersangka

Kontingen MTQ Simeulue Siap Diberangkatkan ke Pidie, Ini Jumlahnya

"Sekali lagi, saya meminta masyarakat dipersilahkan untuk segera datang ke Samsat, dengan membawa surat kendaraan dan melakukan pengambilan TNKB," pintanya.

Iptu Adek menduga banyak tidak mengambil, karena pangendara lebih cenderung mencetak pelat sendiri. Padahal tindakan seperti ini, tidak benar, dan pihaknya bisa mengambil tindakan berupa menilang.

"Jika mengacu pada Undang Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Pasal 68 menjelaskan bahwa kendaraan bermotor wajib menggunakan TNKB yang memenuhi syarat bentuk, ukuran, bahan, warna, dan cara pemasangan. Jika tidak sesuai akan dikenakan Pasal 280, yaitu denda paling banyak Rp 500.000 atau kurungan dua bulan," pungkasnya.(*)

Hendra Fadhli Minta Bupati Abdya Kembali Bagikan Lahan untuk Korban Konflik, Ini Tujuannya

Aksi Maling HP Terekam CCTV di Lhokseumawe, Lihat Videonya di Sini

Penulis: Rahmat Saputra
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved