Berita Aceh Timur

Warga Minta Pengaspalan Jalan di Simpang Jernih Segera Diselesaikan

Warga Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur, mempertanyakan kelanjutan proyek pengaspalan jalan di kecamatan itu yang sebulan terakhir tidak ada tanda-

Warga Minta Pengaspalan Jalan di Simpang Jernih Segera Diselesaikan
For Serambinews.com
Kendaraan L300 pikup membawa muatan dari Aceh Tamiang, menuju Simpang Jernih terpacak karena jalan antara perbatasan Aceh Tamiang dengan Simpang Jernih, Aceh Timur, becek dan berlumpur. 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI – Warga Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur, mempertanyakan kelanjutan proyek pengaspalan jalan di kecamatan itu yang sebulan terakhir tidak ada tanda-tanda pekerjaan dilanjutkan.

Warga Simpang Jernih, yang tak mau disebutkan namanya kepada Serambinews.com, Kamis malam mengatakan, ada dua lokasi jalan yang akan diaspal dalam kecamatan tersebut.

Pertama lanjutan pengaspalan dari depan kantor Camat Simpang Jernih, hingga ke perbatasan Aceh Tamiang sepanjang 1 kilometer dengan anggaran 2,4 miliar di bawah Dinas PUPR Aceh Timur.

“Proyek ini (dari depan kantor camat ke perbatasan Aceh Tamiang) sudah ditimbun tanah batu, tapi belum ditimbun base B,” ungkap warga yang mempertanyakan lanjutan pengaspalan jalan tersebut.

“Kita mempertanyakan lanjutan proyek ini karena sudah sebulan tidak ada pekerjaan, kita khawatir pekerjaan ditinggalkan kontraktor sebelum selesai, seperti yang terjadi sebelumnya,” ungkap warga.

Sedangkan lokasi lainnya, yang akan diaspal yakni, dari depan kantor camat menuju Gampong Batu Sumbang, sekitar 1 kilometer dengan anggaran yang sama Rp 2,4 miliar.

Baca: Tiga KKB Tewas dalam Kontak Tembak dengan Polisi di Pijay, Satu Kritis Diboyong ke Banda Aceh

Baca: Lepas Kontingen MTQ, Pemko Subulussalam Janjikan Bonus Rp 25 Juta kepada Setiap Juara Pertama

Baca: Pria Beristri yang Sekap Santriwati Aceh Utara Diringkus Polisi di Lokasi Ini

“Ini juga sudah ditimbun tanah batu. Begitu juga base B sudah ditimbun pada separuh jalan tapi belum diratakan, karena base B belum diratakan sehingga separuh jalan yang tanah batu becek, dan sulit dilalui kendaraan,” ungkapnya.

Warga Simpang Jernih, ungkapnya, mengharapkan rekanan agar segera merampungkan pengaspalan jalan, karena daerah itu merupakan daerah rawan hujan, karena itu jika tak segera ditimbun base B maka jalan sering becek.

“Kami mohon pengaspalan jalan di dua lokasi dalam Kecamatan Simpang Jernih, segera diselesaikan karena jalan ini merupakan sarana yang sangat dibutuhkan masyarakat,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Aceh Timur, Ir Mahyuddin, melalui Kabidnya, Zarliansyah, mengatakan, pengaspalan jalan di dua lokasi di Kecamatan Simpang Jernih, tetap dilanjutkan hingga pengaspalan selesai.

“Untuk lokasi dari depan kantor camat hingga perbatasan Aceh Tamiang base B sudah tersedia tinggal diangkut ke lokasi. Begitu juga untuk lokasi dari depan kantor camat ke Desa Batu Sumbang material base B sudah di lokasi, tinggal diratakan dan dikompak,” jelas Zarliyansah.

Saat ini, kata Zarliyansah, rekanan sedang membawa alat berat berupa compact, dan gleder ke lokasi agar base B diratakan dan dikompak.

“Insya Allah sebelum desember kita usahakan pengaspalan sudah selesai. Namun, selama ini proses pengerjaan sedikit terhambat karena di Simpang Jernih sering hujan, selain itu jalan dari Aceh Tamiang menuju Simpang Jernih, banyak yang rusak dan sulit dilalui,” ungkap Zarliansyah. (*)

Penulis: Seni Hendri
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved