Puluhan Mahasiswa Demo Tolak Revisi UU KPK  

Sekitar dua puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bireuen, menggelar demo

Puluhan Mahasiswa Demo Tolak Revisi UU KPK   
SERAMBI/FERIZAL HASAN
Dua puluhan pengurus HMI Cabang Bireuen, menggelar demo di Gedung DPRK setempat, Kamis (19/9/2019). 

BIREUEN - Sekitar dua puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bireuen, menggelar demo di Kantor DPRK Bireuen, Kamis (19/9). Aksi damai tersebut sebagai bentuk penolakan terhadap revisi Undang-Undang KPK yang telah disahkan DPR RI pada Selasa lalu.

Pantauan Serambi, para mahasiswa itu mendatangi kantor dewan setempat dengan mengusung sejumlah spanduk dan poster bertuliskan penolakan serta kecaman terhadap revisi UU KPK. Para pimpinan sementara dan anggota DPRK Bireuen lalu menemui mereka di depan pintu gerbang yang dijaga aparat kepolisian. Wakil rakyat yang baru dilantik itu terdiri dari Ketua DPRK sementara Rusyidi Mukhtar, Wakil Ketua Fajri Fauzan, Yufaidir,  Athahillah, Ismail Adam, Zulkarnaini, dan Zulfahmi.

Koordinator Aksi, Syibran Malasi mengatakan, HMI Cabang Bireuen menolak keras revisi UU KPK yang telah disepakati antara pemerintah dengan DPR yang telah disahkan dua hari lalu. Karena menurut mereka, hasil revisi tersebut telah melumpuhkan dan membatasi ruang gerak KPK dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

Menurut Syibran, penolakan tersebut juga terhadap proses revisi yang dinilai janggal, mendadak, dan terkesan dipaksakan, tanpa terlebih dahulu mempertimbangkan aspirasi publik. Selain itu, massa juga mempertanyakan motivasi DPR dalam merevisi UU KPK. Sebab, selama ini KPK tidak penyalahgunaan wewenang yang fatal sehingga UU-nya harus direvisi.

Menanggapi tuntutan tersebut, Ketua Sementara DPRK Bireuen, Rusyidi Mukhtar, mengatakan, pimpinan dan seluruh anggota Dewan Bireuen sangat menghargai upaya para mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi kepada pihaknya. Pada prinsipnya, kata Rusyidi, Dewan Bireuen juga memiliki harapan yang sama dengan mahasiswa, yaitu KPK tetap kuat dalam menjalankan fungsinya sebagai lembaga pemberantasan korupsi.(c38)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved