Berita Aceh Utara

Remaja Aceh Utara yang Cabuli ABG Mengaku Terpengaruh dengan Hal Ini

Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrim Polres Aceh Utara sedang mendalami kasus remaja berinisial MF (19) asal Kecamatan Samudera

Remaja Aceh Utara yang Cabuli ABG Mengaku Terpengaruh dengan Hal Ini
For Serambinews.com
Penyidik PPA Reskrim Aceh Utara menangkap seorang remaja asal Aceh Utara yang terlibat kasus pencabulan. 

Remaja Aceh Utara yang Cabuli ABG Mengaku Terpengaruh dengan Hal Ini  

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrim Polres Aceh Utara sedang mendalami kasus remaja berinisial MF (19) asal Kecamatan Samudera Aceh Utara yang menjadi tersangka dalam kasus pencabulan terhadap MW (14) asal Aceh Utara.

MF ditangkap polisi pada Kamis (19/9/2019) sekitar pukul 11.00 WIB, di sebuah warung es kelapa kawasan jalan nasional Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Aceh Timur, saat sedang nyantai di warung tersebut.

Ia dilaporkan ke Polres Aceh Utara pada 20 Agustus 2019 oleh orang tua korban asal Kecamatan Baktiya.

“Pelaku MF menyetubuhi korban sebanyak sampai tiga kali dalam bulan yang sama dan waktu berdekatan,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat Reskrim AKP Adhitya Pratama SH kepada Serambinews.com, Sabtu (21/9/2019).

Mulan Jameela Akan Dilantik Jadi Anggota DPR RI Bulan Depan, Ini Alasan KPU

Diguyur Hujan belum Padamkan Karhutla di Aceh Barat, Asap Masih Mengepul, BPBD Upayakan Pemadaman

Tolak Kembali Melatih, Jose Mourinho Tetap Bela Real Madrid

Kejadian tersebut kata AKP Adhitya Pratama terjadi pertama kali pada 17 Juli, kemudian kejadian kedua terjadi 18 Juli dan kejadian ketiga dua hari kemudian, 20 Juli 2019.

“Kejadian  tersebut terjadi di rumah ayah korban,” kata Kasat Reskrim.

Disebutkan, pelaku dan korban merupakan saudara tiri (Ayah tersangka menikah dengan  adik ibu korban).

“Pelaku merasa korban menyukainya dan mengalami sedikit masalah mental, sehingga mudah baginya membujuk rayu korban dan melampiaskan hawa nafsunya,” kata Kasat Reskrim.

Dalam proses penyidikan tersangka mengaku terpengaruh untuk melakukan perbuatan tersebut terhadap korban karena keseringan nonton video porno di handphone.

“Penyidik juga sedang mengumpulkan barang bukti tambahan dalam kasus tersebut,” pungkas Kasat Reskrim. (*)

Polres Aceh Timur Imbau Masyarakat tak Sebarkan Foto dan Video Penembakan KKB di Aceh

Komentari Polemik RKUHP, Hotman Paris Beri Peringatan ke Jokowi: Bagaimana dengan Kawin Siri?

Terapkan Pendidikan Literasi dan Berkarakter, Aiyub Abbas Terima Anugerah Pendidikan dari IGI

 

Penulis: Jafaruddin
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved