Jalan Ranto Peureulak-Lokop Mulai Diaspal  

Dahlian, tenaga teknis lapangan dari PT Koeta Raja, yang melaksanakan pengaspalan jalan sepanjang 4,2 km, dari Bukit Tateh hingga Gampong Beurandang

Jalan Ranto Peureulak-Lokop Mulai Diaspal   
SERAMBI/SENI HENDRI
Ruas jalan provinsi, lintas Aceh Timur-Gayo Lues, dalam Kecamatan Ranto Peureulak, mulai diaspal setelah material timbunan selesai dipadatkan, Sabtu (21/9/2019). 

IDI - Jalan provinsi mulai dari Ranto Peureulak tembus ke Lokop sampai perbatasan Gayo Lues (Galus) mulai diaspal. Direncanakan, lebar jalan menjadi enam meter dan ketebalan aspal sekitar 10 cm.

Dahlian, tenaga teknis lapangan dari PT Koeta Raja, yang melaksanakan pengaspalan jalan sepanjang 4,2 km, dari Bukit Tateh hingga Gampong Beurandang, Ranto Peureulak mengatakan pekerjaan terbagi dalam enam ruas jalan.

“Pengerjaan ini termasuk segmen 1,  peningkatan jalan Peureulak-Lokop, batas Gayo Lues, Insya Allah kita targetkan selesai sebelum Desember 2019 yang telah dimulai sejak Juni lalu,” jelas Dahlian. lokasi pengaspalan jalan di Bukit Tateh, Kecamatan Ranto Peureulak ini, berjarak sekiar 10 km dari jalan basional Banda Aceh – Medan atau dari Simpang Gampong Beusa.

Sedangkan, pintu masuk simpang Gampong Beusa, hingga lokasi pengaspalan yaitu Gampong Blang Barom, sekitar 10 km jalan masih rusak berat, dan belum diperbaiki, sehingga sulit dilalui kendaraan.  “Karena itu,  kita mengharapkan Pemprov Aceh melanjutkan pengaspalan jalan dari Ranto Peureulak hingga Simpang Gampong Beusa, karena jalan ini sarana utama bagi masyarakat dari sejumlah kecamatan dalam Aceh Timur, dan juga dari Gayo Lues,” ujar Sulaiman, warga Ranto Peureulak.

Sementara itu, badan jalan lintas Kecamatan Idi Rayeuk (Keude Blang) dengan Kecamatan Banda (Keude Gerobak), Aceh Timur yang baru diaspal pada 2018 lalu mulai retak di beberapa titik, karena dilalui truk bermuatan material. Hal itu menuai protes warga yang dilontarkan melalui media sosial Facebook.

"Tolong selamatkan jalan Idi Rayeuk-Banda Alam, yang kapasitasnya hanya jalan kecamatan, tetapi banyak dilalui banyak truk bermuatan material," ujar salah satu akun Facebook warga Aceh Timur. Pantauan di lapangan, beberapa titik badan jalan yang baru diaspal tahun lalu retak akibat dilalui truk yakni jalan berbukit di Gampong Panton Rayeuk A, kemudian di bukit Gampong Panton Rayeuk M, Keude Gerobak.

Jika dari Idi Rayeuk arah Alue Ie Mirah, badan jalan beraspal retak bagian sebelah kiri, sehingga parit beton juga retak, dan terancam amblas. Keretakan ini diduga akibat dilalui truk bermuatan material yang melebihi daya tahan badan jalan.

Truk ini diduga membawa material untuk pembangunan jalan di Kecamatan Indra Makmu, Alue Ie Mirah, tepatnya Gampong Seuneubok Cina. Karena jauh jika dari Kuta Binje, Kecamatan Julok, sehingga truk memasok material dari jalan Keude Gerobak pada malam hari karena akses lebih dekat.(c49)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved