Kabut Asap
Kabut Asap Rambah Aceh Singkil, Ganggu Aktivitas Nelayan
Kabut asap mulai menyelimuti kawasan Aceh Singkil, dan mengganggu aktivitas nelayan yang bergantung pada jarak pandang nelayan dari laut ke daratan.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Dede Rosadi | Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Kabut asap kiriman dari Provinsi Riau dan Jambi, mulai rambah wilayah Kabupaten Aceh Singkil.
Kumpulan kabut asap tersebut di daratan tidak teralalu tebal. Namun terlihat cukup jelas dari ke jauhan menyelimuti dedaunan.
Termasuk di jalan raya Singkil-Singkil Utara, terlihat, tapi ketika jarak pandang masih jauh. Sementara ketika mendekat tidak terlihat jelas lagi.
Gumpalan kabut asap terlihat cukup jelas ketika melihat ke arah hamparan air laut dari pinggir pantai. Seperti dilihat di pinggir danau Anak Laut di kawasan Singkil Utara, dan Pulau Banyak.
Di pinggir danau Anak Laut, asap menyelimuti pohon cemara serta hamparan air danau. Pohon cemara yang tumbuh memisahkan hamparan air danau Anak Laut dengan lautan lepas tak jelas lagi akibat asap.
"Di danau Anak Laut, kabut asap terlihat jelas," kata Oji penduduk Ketapang Indah, Singkil Utara, Selasa (23/9/2019).
Kabut asap juga terlihat jelas menyelimuti pulau-pulau kecil di Pulau Banyak. Hal itu disampaikan Yudistira, Satgas SAR Kepulauan Banyak.
"Pulau Panjang sudah tidak terlihat lagi dari Pulau Baguk," ujar Yudistira.
Sejauh ini, kehadiran kabut asap belum mengganggu aktivitas warga Aceh Singkil. Terutama yang beraktivitas di wilayah daratan.
Sementara kabut asap yang masuk ke laut Aceh Singkil, cukup mengganggu jarak pandang nelayan.(*)
Baca: Kabut Asap kian Parah, Panglima Laot Aceh Imbau Nelayan tak Melaut Terlalu Jauh
Baca: Ini Penyebab Kerusuhan di Wamena Papua, Berawal dari Kabar Hoaks di Sekolah
Baca: Berkas Kasus Dugaan Korupsi Mantan Wali Kota Sabang Segera Dilimpahkan
Baca: Wamena Rusuh, Rentetan Suara Tembakan Terdengar, Sejumlah Bangunan Dibakar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kabbbutt.jpg)