Breaking News:

Budaya

Aceh Jadi Tema Utama Gebyar Pernikahan Indonesia 2019

Tema Aceh diangkat sebagai tema utama Gebyar Pernikahan Indonesia (GPI) Edisi 12 di Balai Kartini Jakarta, tanggal 4 - 6 Oktober 2019.

SERAMBINEWS.COM/FIKAR W EDA
Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA), Almuniza Kamal SSTP MSi saat memberikan keterangan pers terkait kegiatan Gebyar Pernikahan Indonesia (GPI) di Jepara Lounge, Balai Kartini, Jakarta Pusat, Kamis (26/9/2019). 

Aceh Jadi Tema Utama Gebyar Pernikahan Indonesia 2019

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS COM, JAKARTA -Tema Aceh diangkat sebagai tema utama Gebyar Pernikahan Indonesia (GPI) Edisi 12 di Balai Kartini Jakarta, tanggal 4 hingga 6 Oktober 2019.

Dijadwalkan pameran pernikahan tradisional terbaik dan terbesar di Indonesia itu dibuka oleh istri Plt Gubernur Aceh, Dyah Erti Idawati.

Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA), Almuniza Kamal SSTP MSi dalam keteranganya, Kamis (26/9/2019) menyambut baik kegiatan GPI 2019 tersebut dengan mengusung Aceh sebagai tema utama.

"Kami sangat senang kerjasama ini, membantu kami memperkenalkan kebudayaan Aceh kepada masyarakat luas. Melalui kerjasama ini, diharapkan dapat membangkitkan rasa cinta generasi muda akan budaya asli Indonesia khususnya Aceh dan mampu memberikan inspirasi kepada calon pengantin untuk pesta pernikahannya," ujarnya.

Menurutnya, prosesi adat, dekorasi memegang peranan yang penting dalam pernikahan. Selain menambah keindahan, dekorasi adat juga sarat makna. Kegiatan itu diselenggarakan Parakrama Organizer.

Setelah Berhasil Kabur, Siswa Bolos di Lhokseumawe Malah Datang ke Kantor Satpol PP, Ini Sebabnya

Polisi Ungkap Motif Pelaku Pembunuhan Wakidi di Nagan Raya

Mahasiswa Duduki Ruang Sidang DPRA, Sejumlah Paripurna Batal

Direktur Parakrama Organizer, Arif Rachman mengungkapkan, acara tersebut menargetkan pendapatan Rp 70 milliar dalam waktu tiga hari pameran. Dia optimis mencapai angka tersebut lantaran tahun lalu pihaknya juga berhasil mencapai lebih dari target.

"Angka itu menurut kami realistis, karena sebelumnya pencapaiannya selalu bagus. Sebab ada metode perhitungan yang kami gunakan selama pameran untuk mendapatkan pendapatan real, yakni menghitung kupon atau kwitansi dari masyarakat yang hadir," jelas dia.

Gebyar Pernikahan Indonesia ke 12 akan menghadirkan ratusan vendor pernikahan tradisional dan terbaik dari seluruh Indonesia. Gebyar ini juga diharapkan mampu menjadi solusi tepat bagi para calon pengantin mendapatkan seluruh kebutuhan, informasi dan inspirasi pesta pernikahan.(*)

Jembatan ke Pusat Kecamatan Kuala Baru Singkil Sudah 2 Tahun belum Rampung, Warga Minta Dituntaskan

Usai Jam Sekolah, Anak STM Kembali ke DPRA, Ikut Kuasai Ruang Sidang

Obat Asam Lambung Ranitidine Disebut Mengandung Zat Penyebab Kanker, Begini Respon BPOM

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved