Breaking News:

Kesehatan

Obat Asam Lambung Ranitidine Disebut Mengandung Zat Penyebab Kanker, Begini Respon BPOM

Melalui situs resmi FDA, Ranitidine disebut mengandung pengotor nitrosamine yang dikenal dengan N-nitrosodimethylamine (NDMA) pada kadar rendah.

Pexels
llustrasi obat-obatan. 

Obat Asam Lambung Ranitidine Disebut Mengandung Zat Penyebab Kanker, Begini Respon BPOM

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) merespons penelitian yang dilakukan BPOM Amerika Serikat, Food and Drug Administration (FDA) mengenai obat asam lambung Ranitidine.

Melalui situs resmi FDA, Ranitidine disebut mengandung pengotor nitrosamine yang dikenal dengan N-nitrosodimethylamine (NDMA) pada kadar rendah.

NDMA disinyalir sebagai zat yang bisa menyebabkan kanker (karsinogen).

Deputi Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor, dan Zat Adiktif BPOM, Rita Endang mengatakan, terkait temuan FDA itu, BPOM telah menerbitkan informasi awal kepada para tenaga professional kesehatan.

Baca: Manfaat Luar Biasa Buah Manggis: Mencegah Jerawat, Menurunkan BB hingga Cegah Penyakit Jantung

Baca: Sempat Ricuh, Ketua Dewan Akhirnya Temui Ribuan Mahasiswa di Gedung DPRK Aceh Barat

Informasi awal itu dikeluarkan pada 17 September 2019.

“Telah kami sampaikan kepada profesional kesehatan seperti IDI, IAI, lalu perhimpunan rumah sakit seluruh Indonesia dan dokter spesialis Indonesia. Sudah kami surati agar asosiasi tersebut menyampaikan ke anggota masing-masing mengenai info awal terkait keamanan produk ranitidine tercemar NDMA,” ujar Endang, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (24/9/2019).

Gangguan asam lambung (net)

Informasi awal itu salah satunya tentang imbauan untuk kehati-hatian terhadap penggunaan obat ini.

Meski demikian, kata Endang, BPOM belum mengeluarkan imbauan untuk menarik obat ini dari peredaran.

Halaman
123
Editor: Amirullah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved