Kesehatan
Obat Asam Lambung Ranitidine Disebut Mengandung Zat Penyebab Kanker, Begini Respon BPOM
Melalui situs resmi FDA, Ranitidine disebut mengandung pengotor nitrosamine yang dikenal dengan N-nitrosodimethylamine (NDMA) pada kadar rendah.
Obat Asam Lambung Ranitidine Disebut Mengandung Zat Penyebab Kanker, Begini Respon BPOM
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) merespons penelitian yang dilakukan BPOM Amerika Serikat, Food and Drug Administration (FDA) mengenai obat asam lambung Ranitidine.
Melalui situs resmi FDA, Ranitidine disebut mengandung pengotor nitrosamine yang dikenal dengan N-nitrosodimethylamine (NDMA) pada kadar rendah.
NDMA disinyalir sebagai zat yang bisa menyebabkan kanker (karsinogen).
Deputi Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor, dan Zat Adiktif BPOM, Rita Endang mengatakan, terkait temuan FDA itu, BPOM telah menerbitkan informasi awal kepada para tenaga professional kesehatan.
Baca: Manfaat Luar Biasa Buah Manggis: Mencegah Jerawat, Menurunkan BB hingga Cegah Penyakit Jantung
Baca: Sempat Ricuh, Ketua Dewan Akhirnya Temui Ribuan Mahasiswa di Gedung DPRK Aceh Barat
Informasi awal itu dikeluarkan pada 17 September 2019.
“Telah kami sampaikan kepada profesional kesehatan seperti IDI, IAI, lalu perhimpunan rumah sakit seluruh Indonesia dan dokter spesialis Indonesia. Sudah kami surati agar asosiasi tersebut menyampaikan ke anggota masing-masing mengenai info awal terkait keamanan produk ranitidine tercemar NDMA,” ujar Endang, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (24/9/2019).
Gangguan asam lambung (net)
Informasi awal itu salah satunya tentang imbauan untuk kehati-hatian terhadap penggunaan obat ini.
Meski demikian, kata Endang, BPOM belum mengeluarkan imbauan untuk menarik obat ini dari peredaran.
“Kami lihat, manfaatnya masih lebih besar daripada risikonya,” ujar dia.
Baca: Seorang Ayah Cabuli Anak Tiri Berkali-kali, Ibu Kandung Membiarkan Karena Takut Dicerai
Baca: Ketangkap Bolos Sekolah, Lima Siswa di Lhokseumawe Disuruh Hormat Bendera dan Nyanyi Indonesia Raya
Baca: Bebby Fey Bongkar & Tunjukkan Foto Atta Halilintar di Hotel, Ibu Sang Dj Minta Kasus Ini Dihentikan
Obat keras
BPOM juga mengingatkan agar pihak terkait menyampaikan informasi tentang penggunaan obat ini dengan benar karena termasuk obat keras yang sebaiknya dibeli dengan resep dokter.
Rita menyebutkan, pengujian terkait Ranitidine yang tercemar NDMA sedang dilakukan oleh BPOM.
Industri farmasi juga tengah melakukan kahian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/llustrasi-obat-obatan.jpg)