Bahan Bakar Listrik

Ternyata Bahan Bakar Listrik untuk Sumut Disuplai dari Aceh

Sudah bertahun-tahun, pasokan listrik untuk Aceh masih bergantung pada pembangkit listrik Sumatera Utara (Sumut).

Ternyata Bahan Bakar Listrik untuk Sumut Disuplai dari Aceh
SERAMBINEWS.COM/SUBUR DANI
Wiluyo Kusdwiharto Direktur Bisnis Regional Sumatera PT PLN (kiri) dalam acara FGD Optimalisasi Energi untuk Aceh di Hotel Kryad Banda Aceh, Jumat (27/9/2019). 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sudah bertahun-tahun, pasokan listrik untuk Aceh masih bergantung pada pembangkit listrik Sumatera Utara (Sumut).

Hingga kini, beban puncak daya listrik di Aceh sebesar 500 mega watt.

Daya tersebut berasal dari PLTU Nagan sebesar 200 mega watt, dari Arun 200 mega watt.

"Dan kami masih impor dari Sumatera Utara 100 mega watt melalui jalur transmisi 150 dan 75 dari Pangkalan Susu ke Arun, Sigli lalu ke Banda Aceh," kata Wiluyo Kusdwiharto Direktur Bisnis Regional Sumatera PT PLN dalam FGD Optimalisasi Energi untuk Aceh di Hotel Kryad, Banda Aceh, Jumat (27/9/2019).

Kegiatan FGD tersebut digelar oleh Center of Excellence for Energy Innovations and Technology Studies (CENITS) bekerja sama dengan PW IKA-ITS Pengurus Wilayah (PW) Aceh.

Baca: PLN Beri Diskon Bagi Pelanggan yang Ingin Tambah Daya Listrik, Ini Jadwalnya

Baca: Info Lowongan Kerja: PLN Rekrutmen Pegawai, Terima Lulusan S1, D3 hingga D4, Daftar di Sini!

Baca: PT PLN Melalui Program CSR Bantu Penimbunan Tanah TPU Gampong Lampuja

Dalam FGD itu, Wiluyo Kusdwiharto juga menyampaikan, bahwa bahan bakar untuk pembangkit listrik di Sumatera Utara, ternyata disuplai dari Aceh.

"Terima kasih karena sudah mensuplai (bahan bakar) untuk listrik kami ke Belawan. Jadi Pak Gub, walaupun listrik Aceh disuplai dari Sumut, tetapi bahan bakarnya disuplai dari Aceh," kata Wiluyo disambut tawa peserta.

Wiluyo berguyon, Plt Gubernur tak perlu khawatir dengan akan adanya pemadaman listrik di Aceh.

"Ngak usah khawatir Pak. Kalau sumut macam-macam, tinggal gasnya di Aceh di hentikan sumut padam itu Pak. Bolak balek ini, lucu juga ini , listrik disuplai dari sumut ke sini, bahan bakarnya dari sini ke Sumut. Jadi bagitulah, kodrat alam," pungkasnya.

Kegiatan FGD ini diikuti oleh seratusan peserta.

Adapun narasumber seperti Direktur Bisnis Regional Sumatera PT PLN, Wiluyo Kusdwiharto, Direktur Utama PT Petra Arun Gas, Arif Widodo, Direktur Produksi, Teknik dan Pengembangan PT. PIM, Pranowo Tri Nusantoro, Business Head Nalco Water, Hamdani Bantasyam. (*)

Penulis: Subur Dani
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved