Breaking News:

Beasiswa

Aceh Tamiang Sediakan Beasiswa Mahasiswa Rp 1 Miliar, Ini Besaran yang Disalurkan

Yetno menjelaskan permohonan bantuan beasiswa ini bisa diajukan mahasiswa ke Bagian Kesra dan Keistimewaan Aceh Setdakab Aceh Tamiang paling lambat 31

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/SUBUR DANI
Tjut Nyak Dhien (17) memperlihatkan buku bank beasiswa Aceh Carong bagi masyarakat miskin dari Pemerintah Aceh di rumahnya di Desa Pango Deah, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, Sabtu (21/9/2019). 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Pemkab Aceh Tamiang kembali menganggarkan bantuan beasiswa mahasiswa sebesar Rp 1 miliar.

Beasiswa untuk tahun 2020 ini disediakan untuk dua kategori, yakni beasiswa mahasiswa berprestasi dan mahasiswa kurang mampu.

Kabag Kesra dan Keistimewaan Aceh Kabupaten Aceh Tamiang,Yetno menjelaskan beasiswa berprestasi memiliki dua kriteria persyaratan, yaitu kriteria jurusan eksakta dengan IPK minmal 3.00 dan non-eksakta dengan IPK minimal 3.5.

"Kalau yang beasiswa masyarakat kurang mampu dengan kriteria umm masuk dalam basis data terpadu (BDT), hanya butuh surat pengantar dari datok penghulu yang diketahui camat setempat," kata Yetno, Senin (30/9/2019).

Baca: Jelang Berakhir sebagai Anggota DPRA, Azhari Cagee Interupsi, Bicara soal Bendera dan Himne Aceh

Baca: Pria 24 Tahun Nikahi Saudara Sepupunya Nenek 81 Tahun, Ini Tujuannya

Baca: Mengenal Sosok Jenderal Abdelaziz Al-Fagham, Pengawal Raja Salman yang Tewas Ditembak

Sementara persyaratan umum lainnya, mahasiswa minimal duduk di semeter dua dan tidak berstatus CPNS/PNS atau intansi yang berbau pemerintahan lainnya.

Disebutnya anggaran beasiswa Rp 1 miliar ini sama dengan tahun lalu. Ketika itu kata dia ada sekira 1.300 mahasiswa yang permohonannya disetujui.

"Tahun lalu masing-masing mahasiswa mendapat bantuan Rp 750 ribu," sebut Yetno

Yetno menjelaskan permohonan bantuan beasiswa ini bisa diajukan mahasiswa ke Bagian Kesra dan Keistimewaan Aceh Setdakab Aceh Tamiang paling lambat 31 Oktober.

"Kuliahnya di mana saja terserah, yang penting memiliki KTP Aceh Tamiang sebagai bukti putera daerah," kata dia.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved