Selasa, 9 Juni 2026

Berita Aceh Malaysia

Berdiri Januari 2019, Asosiasi Pengusaha Aceh Malaysia (GUAM) Ikut Terlibat dalam Kegiatan Sosial

Harris Bin Terry Sarava saat ini dipercaya menjabat sebagai Presiden GUAM. Ia adalah pemuda 25 tahun kelahiran Klang, Malaysia, 5 Mei 1994

Tayang:
Penulis: Zainal Arifin M Nur | Editor: Zaenal
Facebook.com/Teuku Haris
Pengurus GUAM ikut serta dengan NGO lainnya melaksanakan program “Jalinan Kasih” bersama gelandangan dan warga Hospital Kuala Lumpur, Malaysia, 20 Mei 2019. 

Berdiri Januari 2019, Asosiasi Pengusaha Aceh Malaysia GUAM Ikut Terlibat dalam Kegiatan Sosial

 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Persatuan Gabungan Usahawan Acheh Malaysia (GUAM) adalah sebuah organisasi yang didirikan oleh para pengusaha Aceh di Malaysia.

Harris Bin Terry Sarava, Tgk Mudawali, dan Iswadi Bin Ishak adalah tiga dari sejumlah pengusaha keturunan Aceh yang menginisiasi berdirinya asosiasi ini.

Sebelum memutuskan mendirikan GUAM, Harris, Tgk Muda, dan Iswadi, terlibat aktif dalam banyak kegiatan sosial warga Melayu dan komunitas Aceh.

Setelah melakukan serangkaian pertemuan dan rapat dengan sejumlah orang yang memiliki visi yang sama, mereka sepakat mendirikan sebuah organisasi yang mewadahi para pengusaha keturunan Aceh di Malaysia.

Sehingga pada bulan Januari 2019, mereka mendaftarkan sebuah lembaga yang diberinama Persatuan Gabungan Usahawan Acheh Malaysia (GUAM) kepada pihak Kerajaan Malaysia.

“Alhamdulillah permohonan kita diluluskan dengan nomor lisensi PPM-008-10-2201-2019,” kata Harris Bin Terry Sarava kepada Serambinews.com Ahad (29/9/2019), di Kantor GUAM, No3-1 Plaza Citra Kajang, Jalan Citra 43000 Kajang Selangor.

Harris Bin Terry Sarava saat ini dipercaya menjabat sebagai Presiden GUAM.

Ia adalah pemuda 25 tahun kelahiran Klang, Malaysia, 5 Mei 1994 berayah Aceh dan beribu Melayu.

Saat remaja, ia menuntut ilmu agama di Dayah Darussa’adah Teupin Raya, Kabupaten Pidie, Aceh.

“Total saya belajar di Aceh selama 15 tahun, sejak umur 4 tahun,” kata Harris yang kembali ke Malaysia pada tahun 2013 atau pada usia 19 tahun.

Baca: Pengusaha Malaysia Berminat Kembangkan Bisnis Tirom Aceh, Begini Tanggapan Dyah Erti Idawati

Baca: 200 Orang Aceh Akan Ramaikan Ulang Tahun ke-100 Koperasi Malaysia, Dihadiri PM Mahathir Mohammad

Para pengurus Asosiasi Gabungan Usahawan Acheh Malaysia (GUAM), dari kiri Iswadi Bin Ishak, Jafar Insya Reubee, Harris Bin Terry Sarava, Tgk Mudawali, dan Azhar Bin Ismail Beurawang, di Kantor GUAM, Kajang, Selangor, Malaysia, Ahad, 29 September 2019.
Para pengurus Asosiasi Gabungan Usahawan Acheh Malaysia (GUAM), dari kiri Iswadi Bin Ishak, Jafar Insya Reubee, Harris Bin Terry Sarava, Tgk Mudawali, dan Azhar Bin Ismail Beurawang, di Kantor GUAM, Kajang, Selangor, Malaysia, Ahad, 29 September 2019. (SERAMBINEWS.COM/ZAINAL ARIFIN M NUR)

Harris Bin Terry Sarava kepada Serambinews.com yang mengunjungi kantor GUAM di Kajang Selangor, Malaysia, Ahad (29/9/2019).

Ketika ditemui Serambinews.com, Harris didampingi oleh Wakil Presiden GUAM Tgk Mudawali, Naib I Presiden Iswadi Bin Ishak, Majelis Tertinggi Jafar Insya Reubee, dan anggota Azhar Bin Ismail Beurawang.

Harris mengatakan, GUAM memiliki cita-cita besar untuk mengembalikan kejayaan para pedagang dan saudagar Aceh di Malaysia.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved