Berita Bireuen

Penyaluran Dana Desa di Bireuen Tahap Ketiga Tergantung Realisasi, Ini Mekanismenya

“Laporannya langsung melalui aplikasi dan nantinya menjadi pedoman tim dari Jakarta untuk menyalurkan bantuan tahap ketiga,” ujarnya.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nur Nihayati
For Serambinews.com
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Bireuen, Zamri SE 

“Laporannya langsung melalui aplikasi dan nantinya menjadi pedoman tim dari Jakarta untuk menyalurkan bantuan tahap ketiga,” ujarnya.

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM- Penyaluran bantuan Dana Desa (DD) sumber APBN dan bantuan Alokasi Dana Gampong (ADG) sumber APBK Bireuen untuk tahap ketiga hingga Selasa (01/10/2019) belum jelas.

Hal ini tergantung realisasi penyerapan anggaran tahap kedua yang telah diterima masing-masing desa.

Selain itu, laporan realiasasi penyerapan anggaran dilakukan melalui aplikasi tersendiri yaitu  Online Monitoring (OM) Span aplikasi berbasis web yang dapat diakses melalui jaringan internet digunakan untuk melakukan monitoring transaksi Perbendaharaan Anggaran Negara (PAN).

Baca: Pelaku Pemurnian Emas Ilegal Ditangkap, Diduga Gunakan Bahan Kimia Berbahaya

Informasi tersebut disampaikan Kepada Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Bireuen, Zamri SE kepada Serambinews,com, Selasa (01/10/2019) terkait kapan penyaluran DD dan ADG tahap ketiga.

Zamri mengatakan, saat ini seluruh operator masing-masing desa dapat mengisi sendiri aplikasi tersebut mulai dari penggunaan anggaran sampai kepada penyerapan anggaran.

Baca: Hendak Demo di DPR, Preman Bertato Pakai Seragam SMA Ditangkap Polisi

“Laporannya langsung melalui aplikasi dan  nantinya menjadi pedoman tim dari Jakarta untuk menyalurkan bantuan tahap ketiga,” ujarnya.

Dijelaskan, dinas terkait di Bireuen hingga saat ini belum mendapat laporan tersebut, begitu juga sejauhmana sudah realisasi laporan masing-masing desa juga belum diketahui.

“Biasanya, ketika laporan dari desa realiasasi sudah masuk sekitar 75 persen dari jumlah bantuan disalurkan serta serapan anggaran mencapai 75 persen sudah ada pemberitahuan,” ujarnya.

Baca: Mayat Dirantai yang Ditemukan di Sungai Raya Aceh Timur Korban Kekerasan

Hingga saat ini kata Zamri, bantuan DD tahap ketiga sumber APBN belum dikirim ke kas daerah Bireuen dan mereka menunggu realisasi laporan melalui mencapai 75 persen baru disalurkan.

Disebutkan, camat masing-masing kecamatan telah diminta untuk terus memonitor dan melakukan koordinasi agar masing-masing desa dapat segera mengisi laporan melalui aplikasi tersebut.

Penyaluran DD dan ADG Bireuen dibagi tiga tahap yaitu tahap pertama DD sebesar 20 persen, tahap kedua dan ketiga masing-masing 40 persen, sedangkan ADG tahap pertama dan kedua masing-masing 30 persen dan tahap ketiga 40 persen.

Camat Jeumpa, Zulbahri S Sos kepada Serambinews.com mengatakan, informasi yang diperoleh dari 42 desa tinggal enam desa lagi belum melaporkan realisasi penyerapan anggaran melalui aplikasi tersebut.

“Kemungkinan dalam minggu ini seluruh desa sudah selesai membuat laporan melalui aplikasi tersebut,” ujarnya.

Sementara Camat Makmur, Azmi S Ag sudah mengingatkan perangkat desa untuk segera melaporkan realisasi penggunana DD melalui aplikasi resmi tersebut, namun ia belum mengetahui berapa desa yang sudah selesai laporannya.

“Sudah banyak yang selesai dari 27 desa, namun jumlahnya belum saya dapat pastikan,” ujarnya. 

Besarnya DD tahun 2019 Rp 453.997.662.000, sedangkan ADG Rp 83.649.242.359, jumlanya mencapai Rp 537 miliar lebih. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved