Minggu, 12 April 2026

Berita Bener Meriah

Tim Dewan Sumber Daya Air Aceh Bahas Soal Banjir Bersama Pemkab Bener Meriah

Potensi banjir bisa terjadi karena adanya illegal logging, kerusakan hutan, dan konversi lahan.

Penulis: Mahyadi | Editor: Nur Nihayati
For Serambinews.com
Tim Dewan Sumber Daya Air Aceh, melakukan pertemuan dengan Pemkab Bener Meriah, Rabu (2/10/2019) di oproom setdakab setempat, membahas soal potensi dan penanganan musibah banjir. Dok humas Pemkab Bener Meriah 

Potensi banjir bisa terjadi karena adanya illegal logging, kerusakan hutan, dan konversi lahan.

Laporan Mahyadi | Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM, REDELONG – Tim Dewan Sumber Daya Air Aceh, menyambangi Kabupaten Bener Meriah, untuk membahas soal banjir bersama pemkab setempat.

Pertemuan yang digelar di oproom setedakab setempat, Rabu (2/10/2019), dihadiri sejumlah pihak termasuk Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Setdakab Bener Meriah, ABD Muis SE MT.  

Anggota Tim Dewan Sumber Daya Air Aceh, Ir T M Zulfikar MP mengatakan, pertemuan dengan pemkab Bener Meriah, merupakan bagian dari monitoring serta evaluasi dan peninjauan lapangan untuk membahas dan melihat langsung potensi banjir di daerah itu.

Baca: Bisa Berujung Kematian, Jangan Konsumsi Ayam yang Memiliki Ciri-ciri Seperti Ini

“Termasuk juga, pemetaan penyebab banjir, penanggulangan, penanganan, mitigasi serta kendala yang dihadapi,” kata Zulfikar.

Menurut Zulfikar, terjadinya musibah banjir penyebabnya serta dampaknya hampir serupa. Potensi banjir bisa terjadi karena adanya illegal logging, kerusakan hutan, dan konversi lahan.

Baca: Resmi Dilantik Jadi Anggota DPR RI, Rafli Inginkan Aceh Menjadi Daerah Berperadaban Maju

“Makanya, hari ini, kami ingin melihat penanganan dan penanggulangan banjir yang sudah dilakukan oleh pihak kabupaten maupun kota,” jelasnya.

Untuk itu, lanjutnya, perlu ada pemetaan sehingga penanganan bisa dilakukan secara bersinergi antara pemerintah kabupaten/kota dengan Pemerintah Aceh, termasuk juga keterlibatan pemerintah pusat.

Baca: Petani Susoh Abdya Minta Penambahan Tanggul Muara Sangkalan

“Soal pendanaan juga harus sama. Jangan nanti, bila terjadi musibah banjir semua lepas tangan,” tegasnya.

 Zulfikar menambahkan, dengan adanya kesamaan konsep sehingga penanganan banjir bisa dikelola secara baik, dan akan mengurangi dampak timbulnya korban harta serta jiwa.

“Saat ini, koordinasi sudah dilakukan, sehingga diharapkan ada solusi bersama yang dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten dan di jajaran bawahnya,” tambahnya.

Sementara itu, ABD Muis menyebutkan, ada beberapa kendala yang dihadapi Pemkab Bener Meriah, terkait penanganan banjir serta pendanaan.

Namun dengan hadirnya tim Dewan Sumber Daya Air Aceh ke Kabupaten Bener Meriah, diharapkan bisa memberikan solusi soal kendala yang dihadapi.

“Kita sudah menyampaikan kendalanya, dan mereka akan meneruskan ke tingkat provinsi,” sebut ABD Muis. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved