Rabu, 3 Juni 2026

Berita Aceh Barat Daya

Stok Beras BPNT Gerai e-Warung Dipasok Bulog, Segera Teken MoU di Abdya

Kegiatan Perum Bulog menyalurkan bantuan sosial beras keluarga sejahtera (bansos rastra) kepada keluarga kurang mampu atau KPM...

Tayang:
Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Jalimin
SERAMBINEWS.COM/ZAINUN YUSUF
Petugas dari Perum Bolog Divre VI Blangpidie melakukan ujicoba memasok kebutuhan beras pada 5 unit e-Warung di beberapa titik lokasi di Kabupaten Aceh Selatan, antara lain di Air Pinang dan Lhok Bengkuang, Kecamatan Tapaktuan, Kamis (26/9/2019).   

Stok Beras BPNT Gerai e-Warung Dipasok Bulog, di Abdya Segera Teken MoU   

Laporan Zainun Yusuf | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE – Kegiatan Perum Bulog menyalurkan bantuan sosial beras keluarga sejahtera (bansos rastra) kepada keluarga kurang mampu atau KPM (keluarga penerima manfaat), sudah berakhir.

Di Aceh Barat Daya (Abdya), penyaluran rastra oleh Perum Bolug berakhir sejak Mei 2018 lalu, kemudian berubah menjadi Program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

Melalui program ini, KPM membelanjakan bahan kebutuhan pangan, seperti beras dan telur ayam pada e-warung terdekat yang telah ditetapkan dengan  nilai dominal tidak boleh lebih dari Rp 110.000 per bulan.

Selama lebih setahun terakhir, kebutuhan beras pada e-Warung di Abdya dipasok secara bebas atau sesuai keinginan pedagang yang dipercaya mengelola e-Warung.

“Dalam waktu dekat, stok kebutuhan beras pada e-Warung dipasok Perum Bulog memalui ikatan kerja sama yang dituangkan dalam MoU,” kata kepala Dinas Ssosial Abdya, Ikhwansyah TA SH kepada Serambinews.com, Kamis (3/10/2019).

Ini Sumpah dan Janji Pimpinan MPR Periode 2019-2024

Pemkab Aceh Besar Sosialisasi Kebijakan Kependudukan di Kecamatan Ingin Jaya, Ini yang Dibahas

Turunkan Pemain Ilegal, Liverpool Kena Denda Rp 3,4 Miliar

Hal itu merupakan hasil Rapat Koordinasi (Rakor) BPNT di Batam, belum lama ini. Pada kesempatan itu, Pemerintah melalui Kementerian Sosial RI, membuka kesempatan kepada Perum Bulog untuk menjual beras miliknya ke gerai e-Warung, yang merupakan instrumen dari penyaluran program BPNT.

“Perum Bulog sebagai suplier beras ke e-Warung bertujuan menjamin terjaga mutu beras dan kestabilan harga,” kata Ikhwansyah TA. Tekait program ini, Kepala Perum Bulog Sub Divre VI Blangpidie, Edi Saputra sudah melakukan koordinasi awal dengan Kadis Sosial Abdya, Ikhwansyah TA.

Untuk realisasinya, kata Kadis Sosial Abdya sedang dipersiapkan MoU yang nantinya ditandatangani Perum Bolog Sub Divre VI Blangpidie, Pengusaha e-Warung, Bank Penyalur (BRI), dan Dinas Sosial Abdya.

Sebagai catatan, di Abdya  tercatat hampir 12.000 KPM tersebar dalam 9 kecamatan atau 152 desa/gampong sebagai penerima BPNT. Di Abdya,  program BPNT dimulai sejak Mei 2018 setelah masing-masing KPM mendapat KKS atau kartu kombo dari pihak BRI sebagai bank penyalur.

Dua Pasangan Zina tidak Tahan Disebat 100 Kali, Seorang tak Hadir Karena Alasan Ini

Dengan menggunakan kartu kombo, masing-masing KPM membelanjakan bahan kebutuhan pangan,  seperti beras dan telur ayam pada e-warung terdekat dengan  nilai dominal tidak boleh lebih dari Rp 110.000 per bulan.

Adapun jumlah e-Warung aktif di Kabupaten Abdya sekitar 60 unit, terdiri dari binaan BRI 60  unit, binaan Perum Bulog 15 unit dan binaan Kementerian Sosial 10 unit. Berdasarkan ketentuan, satu e-Warung berbanding 200 KPM.

Uji Coba di Aceh Selatan

Seperti diketahui bahwa Perum Bulog Divre VI Blangpidie dengan wilayah kerja meliputi Kabupaten Abdya, Aceh Selatan, Kota Subulusalam dan Aceh Singkil. Sebelumnya, bantuan rastra disalurkan kepada KPM di empat kabupaten/kota tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved