Breaking News:

Koalisi Partai

Partai Koalisi Bagi-bagi Komisi DPRA, Demokrat: Apa Untungnya Harus Menguasai Semua AKD

Sedangkan fraksi lain masing-masing mendapat satu komisi seperti Fraksi PAN dapat Komisi II, Fraksi Gerindra dapat Komisi III, Fraksi PNA dapat Komisi

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Ansari Hasyim
DALIMI 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Partai Demokrat Aceh tak mempersoalkan partai yang tergabung dalam Koalisi Aceh Bermartabat (KAB) jilid II bagi-bagi komisi di DPRA.

"Demokrat tidak mempermasalahkan masalah komisi mau direbut oleh partai yang ada di KAB," kata Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Aceh, Dalimi menjawab Serambinews.com, Sabtu (5/10/2019).

Tapi, lanjut Dalimi, jika partai KAB ingin ada kebersamaan, dia mengajak untuk bersama-sama berbagi posisi di alat kelengkapan dewan (AKD).

Baca: Beredar Kabar, Partai Koalisi Aceh Bermartabat Mulai Bagi-Bagi Komisi DPRA

Baca: Tiyong dan Azhari Cagee Benarkan Partai di Koalisi Aceh Bermartabat Bagi-bagi Komisi

Partai politik yang tergabung dalam Koalisi Aceh Bermartabat (KAB) jilid II dikabarkan mulai bagi-bagi komisi di DPRA untuk periode 2019-2024 meskipun DPRA belum membahas susunan komisi-komisi.

Baca: Pohon Besar Tumbang di Depan Kantor Mahkamah Syar’iyah Jantho, Aceh Besar

Baca: Naik Kapal Laut, 139 Pengungsi Wamena asal Sumatera Barat Tiba di Makassar

Baca: Minggu, Disdukcapil Bireuen Buka Pojok Layanan Kartu Identitas Anak, Ini Syaratnya

Informasi yang diperoleh Serambinews.com, dalam hasil rapat internal KAB muncul wacana pembagian komisi dengan komposisi Fraksi Partai Aceh mendapat dua komisi yaitu Komisi I dan IV.

Sedangkan fraksi lain masing-masing mendapat satu komisi seperti Fraksi PAN dapat Komisi II, Fraksi Gerindra dapat Komisi III, Fraksi PNA dapat Komisi V, dan Fraksi PKS dapat Komisi VI.

"Sebenarnya apa untung dan ruginya harus menguasai semua AKD. Tinggal rakyat saja yang menilai dan semoga semuanya akan berjalan dengan baik," tukas Dalimi yang juga Wakil Ketua Sementara DPRA.

Seharusnya, kata Dalimi, dalam memilih pimpinan komisi alangkah lebih baik melakukan komunikasi dengan semua partai yang ada di DPRA.

"Biasanya pimpinan komisi dipilih oleh anggota komisi. Kita tunggu saja kelanjutannya pada saat memilih pimpinan komisi," lanjut dia.

Dalimi berharap masyarakat juga mengawasi apa yang dilakukan oleh wakilnya di dewan.

"Masyarakat harus ingatkan wakil-wakilnya yang ada di DPRA untuk betul-betul pro ke rakyat," pungkasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved