Senin, 13 April 2026

Berita Gayo Lues

Permukiman Warga Pasir Gayo Lues Terancam Amblas, Ini Jumlah Rumah Yang Hanyut

Hingga saat ini, sudah lima unit rumah warga yang amblas dan hanyut di Desa Pasir Khususnya di Dusun Tanjung Priok.

Penulis: Rasidan | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Bupati Galus kepala BPBD dan Kadisos Galus didampingi Penghulu Pasir tinjau rumah warga yang terancam amblas dan hanyut ke sungai kala Tripe di desa Pasir, kecamatan Tripe Jaya, Minggu (6/10/2019). 

Laporan Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Permukiman warga pasir di kecamatan Tripe Jaya di Kabupaten Gayo Lues (Galus) terancam amblas dan hanyut ke sungai tersebut, pasalnya abrasi dan erosi terus semakin meluas disaat terjadi hujan deras selama ini.

Bahkan pada musim hujan warga selalu was-was dan dihantui rasa takut, setelah sebelumnya 5 unit rumah warga mengalami amblas dan hanyut.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Serambinews.com dari warga setempat, kondisi amblas semakin tambah parah dan meluas.

Selama ini, sudah lima unit rumah warga yang amblas dan hanyut di Desa Pasir Khususnya di Dusun Tanjung Priok.

Bupati Galus M Amru bersama Kepala BPBD Suhaidi serta Kadisos Galus didampingi Penghulu Pasir bersama sejumlah warga setempat meninjau lokasi amblas yang menyebabkan sejumlah rumah warga Pasir hanyut sebelumnya, Minggu (6/10/2019).

Bupati Galus, M Amru kepada Serambinews.com mengatakan, erosi dan amblas di permukiman warga Pasir semakin mengkhawatirkan dan mengancam rumah penduduk lainnya di desa tersebut.

Padahal selama ini Pemkab sudah memasang bronjong sebagai tebing pengamanan, namun disaat hujan deras bronjong pun hanyut dan rumah warga pun ikut amblas.

"Diminta Pemerintah Aceh melalui intansi terkait agar membangun tebing permanen di desa Pasir Tripe Jaya tersebut, sebelum kerusakan dan rumah warga yang amblas bertambah banyak,"sebutnya.

Bupati didampingi Kepala BPBD Galus, Suhaidi mengaku, Pemkab tidak mampu untuk menangani hal tersebut, sehingga sangat diharapkan bantuan dan perhatian dari Pemerintah Aceh.

Bahkan saat ini puluhan rumah warga sudah terancam amblas dan hanyut, sehingga warga pun selain was-was terpaksa mengungsi di saat terjadi hujan deras selama ini.

Secara terpisah, Penghulu Pasir, Sabil kepada Serambinews.com mengatakan, sepanjang 2019 (Januari- Oktober) sudah 5 unit rumah warga amblas dan hanyut terseret arus sungai Kala Tripe tersebut yang hampir setiap saat airnya deras dan keruh.

Bahkan untuk saat ini ada sekitar 10 unit rumah warga lainnya terancam amblas dan hanyut kalau tidak segera ditangani, karena sebagaian kecil posisi bangunan rumah papan itu sudah gantung.

"Lima rumah yang sudah hanyut dan amblas merupakan milik Tiah, Jemanah, Jul Khairi, Said Safar dan rumah milik Abu Rahmat," sebutnya.(*)

Baca: Seorang Petani di Aceh Utara Ditemukan Tewas di Kebunnya, Begini Kronologisnya

Baca: Oleskan Pasta Gigi di Luka Bakar, Tangan Pria Ini Justru Berubah Mengerikan

Baca: Seorang Ibu Terpaksa Melahirkan di Pinggir Jalan Rusak, Bayi Keluar Duluan Sebelum Bidan Tiba

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved