Berita Banda Aceh

Cermin Cembung untuk Melihat Kendaraan Keluar dari Persimpangan Banyak Dirusak

Cermin cembung (convex mirror) yang terpasang di persimpangan-persimpangan jalan dalam Kota Banda Aceh, ditemukan dalam kondisi dirusak..

Cermin Cembung untuk Melihat Kendaraan Keluar dari Persimpangan Banyak Dirusak
SERAMBINEWS.COM/MISRAN ASRI
Cermin cembung yang berada di Jalan STA Johansyah, Gampong Seutui, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh yang arah peruntukkan melihat kendaraan yang keluar dari persimpangan dalam kondisi dirusak oleh orang tak dikenal, Senin (7/10/2019). Kondisi itu membahayakan pengguna jalan yang datang dari arah berlawanan. 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Cermin cembung (convex mirror) yang terpasang di persimpangan-persimpangan jalan dalam Kota Banda Aceh, ditemukan dalam kondisi dirusak oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Bukan hanya dirusak, bagian cermin kaca cembung tersebut juga ikut dibuka dan dipecahkan.

Prilaku merusak bagian rambu keselamatan berlalu lintas itu, disayangkan oleh Bushanuddin, seorang pengguna jalan yang melihat cermin cembung di Jalan STA Johansyah, Gampong Seutui, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh.

“Ini betul-betil prilaku yang sangat-sangat tidak terpuji. Kalau tak bisa menjaga dan merawatnya, minimal janganlah sampai merusak. Kalau sudah begini, kecelakaan pun rawan. Apalagi daerah ini rawan ada persimpangan,” ujarnya kepada Serambinews.com, Senin (7/10/2019).

Ia mengatakan keberadaan cermin kaca cembung di persimpangan-persimpangan jalan tersebut sangat membantu para pengguna jalan yang datang dari arah lawan dan ingin masuk ke sebuah persimpangan.

Menurutnya, bukan hanya kaca cembung di tikungan di Jalan STA Johansyah, Gampong Seutui itu saja yang dirusak, tapi banyak kaca yang sama dipecahkan kacanya, hingga bagian bingkai kaca ikut dirusak.

“Itu betul-betul seperti prilaku orang yang tidak berpendidikan. Kalau ketemu perusaknya ditangkap dan dibawa saja ke kantor polisi agar diproses hukum,” sebutnya.

Baca: Tiga Dinas di Aceh Timur Tersangkut Kasus Korupsi, GeMPAR Ingatkan Bupati Rocky untuk Lakukan Ini

Baca: Rayakan Lustrum, ISBI Aceh Undang Pelukis Terkenal

Baca: Dipandu Google Maps, Turis Perancis Masuk Jalan Tol Dengan Sepeda Motor

Ia pun menaruh harapan agar cermin cembung itu dapat dipasang kembali oleh dinas terkait dan mengharapkan warga setempat juga ikut mengawasinya.

Kalau memang memungkinkan, di setiap aset milik negera tersebut bisa dipasang CCTV di sekitarnya, selain berguna untuk mengawasi kemungkinan kejahatan yang terjadi di jalan tersebut, juga bermanfaat untuk melihat tangan-tangan jahil yang merusak kaca cembung tersebut.

“Bila tidak dipasang kembali, dampaknya bisa fatal bagi pengguna jalan. Karena, mereka yang datang dari kedua yang berbeda di jalan ini atau mereka yang keluar dari simpang, tidak saling tahu. Jadi, kalau ada kaca cembung di simpang ini, sedikit banyaknya membantu,” pungkas Burhanuddin. (*)

Penulis: Misran Asri
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved