Berita Nagan Raya
Ini Alasan Penundaan Sidang Kasus Anak Bunuh Ayah Kandung di Nagan Raya
Pasalnya, seorang hakim berhalangan karena orang tuanya meninggal dunia.
Penulis: Rizwan | Editor: Nurul Hayati
Pasalnya, seorang hakim berhalangan karena orang tuanya meninggal dunia.
Laporan Rizwan |Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE – Sidang kasus anak bunuh ayah kandung di Pengadilan Negeri (PN) Suka Makmue, Nagan Raya, Senin (7/10/2019 ditunda.
Pasalnya, seorang hakim berhalangan karena orang tuanya meninggal dunia.
Informasi diperoleh Serambinews.com, Senin (7/10/2019), sidang sesuai jadwal merupakan agenda pemeriksaan saksi.
Sedangkan pembacaan dakwaan pada Senin lalu.
Kajari Nagan Raya, Sri Kuncoro SH melalui Kasi Pidum, Rahmad Ridha SH mengatakan, semua persidangan dalam dua pekan ini ditunda.
"Orang tua dari seorang hakim meninggal dunia," katanya.
Baca: Puluhan Siswa Bener Meriah Dibekali Pemahaman Pencegahan Paham Radikal
Seperti diberitakan, kasus yang menewaskan M Yusuf (45) warga Desa Alue Raya, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, ditemukan bersimbah darah di areal perkebunan sawit pada Juni 2019 lalu.
Kasus dengan pelaku utama adalah anak kandungnya sendiri bernama Denis alias Botong (31), kini mulai bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Suka Makmue, Nagan Raya.
Seperti diketahui ,Polres Nagan Raya bersama Tim Polda Aceh berhasil mengungkap pelaku pembunuhan M Yusuf (45) yang bertugas sebagai centeng (penjaga) kebun sawit PT Surya Panen Subur (SPS) di Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya yang ditemukan tewas dalam areal kebun pribadinya, Minggu 23 Juni 2019.
Hasil pemeriksaan polisi terungkap, ternyata pelaku pembunuhan tersebut adalah anak kandungnya sendiri bernama Denis alias Botong (31), warga Desa Alue Raya, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya.
Baca: Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang di Aceh Enggan Melapor, Ini Alasannya
Tersangka sebelumnya juga merupakan centeng di PT SPS II.
Ia ditahan polisi sejak Kamis 4 Juli 2019, setelah mengakui semua perbuatannya di hadapan penyidik.
Terkait kasus pembunuhan orangtuanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-penikaman-dan-pembunuhan.jpg)