Breaking News:

Berita Banda Aceh

Tabrak Truk Semen, Dua Pemuda asal Batee Pidie Meninggal, Begini Kronologis Kejadiannya

Fakta tersebut terlihat dari sejumlah foto dan video yang beredar cepat via aplikasi chatting WhatsApp, pada Senin (7/10/2019) malam.

Penulis: Misran Asri | Editor: Yusmadi
For Serambinews.com
Petugas Satuan Lalu Lintas Polresta Banda Aceh dan anggota Polsek Krueng Raya, Aceh Besar, sedang melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan di Jalan Malahayati, Gampong Ladong, Kecamatan Masjid Raya, Aceh Besar, Senin (7/10/2019). 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Innalilahi wainnailaihi rajiun, dua pemuda asal Gampong Batee, Pidie, meninggal dunia setelah menabrak truk bermuatan semen yang terparkir di pinggir Jalan Malahayati, Gampong Ladong, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, Senin (7/10/2019) malam.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 19.55 WIB, dimana Honda Beat yang dinaiki kedua korban menabrak truk fuso bermuatan semen BL 8495 LD yang disopiri oleh Junaidi (35) warga Gampong Ladong, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar.

Informasi yang diperoleh serambinews.com, kedua korban meninggal dunia dalam peristiwa itu, atas nama Fahrul Razi (18) dan Iswadi (27) warga Gampong Batee, Pidie.

Keduanya mengembuskan nafas terakhir di lokasi kejadian, akibat sepeda motor Honda Beat BL 5685 PAN yang dinaiki keduanya menghantam dengan keras bagian palang besi belakang (bumper) truk fuso bermuatan semen tersebut.

Fakta tersebut terlihat dari sejumlah foto dan video yang beredar cepat via aplikasi chatting WhatsApp, pada Senin (7/10/2019) malam.

Bahkan dari foto-foto dan video yang beredar tersebut, terlihat bagian bumper (palang) besi belakang truk fuso itu terlepas dari ikatannya.

Terkait peristiwa kecelakaan itu dibenarkan oleh pihak kepolisian.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH, melalui Kapolsek Krueng Raya, Iptu Ading Surya D yang dihubungi Serambinews.com, Selasa (8/10/2019) pagi, menyebutkan benar kecelakaan yang merenggut dua nyawa warga Batee, Pidie itu.

Menurut Iptu Ading, untuk kronologis kejadiannya, kedua korban Fahrul Razi dan Iswadi datang dari arah Krueng Raya mengarah ke Banda Aceh dengan menaiki Honda Beat BL 5685 PAN.

Baca: Sadis, Seorang Pria Bacok Istri dan Tewaskan Menantu, Diduga Gara-gara Ini

Baca: Irwandi Gugat Tiyong Cs, Kader PNA Oranyekan Pengadilan Negeri

Baca: BREAKING NEWS - IRT asal Nibong Tewas Disambat Petir, Begini Kronologis Kejadian

Baca: Sebagian Aceh Diprediksi Diguyur Hujan Hingga 11 Oktober 2019, Ini Data Dari BMKG

Sementara truk fuso BL 8495 LD yang disopiri Junaidi dalam posisi terparkir di sisi kiri pinggir jalan tersebut.

Besar dugaan, kedua korban tidak memperhatikan posisi truk bermuatan semen yang sedang terparkir di pinggir jalan negara itu.

Sehingga saat sepeda motor itu melaju dan dinaiki kedua korban itu hilang kendali, langsung menghantam truk fuso tersebut.

"Korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Nyawa kedua korban tidak tertolong, karena menghantam keras bagian bumper besi belakang truk fuso tersebut, hingga palang besi itu terlihat lepas dari ikatannya," sebut Iptu Ading.

Bukan hanya itu saja, lanjut Iptu Ading, sepeda motor Honda Beat nahas yang dinaiki oleh kedua korban, Fahrul Razi dan Iswadi itu nyungsep di bagian belakang sisi kanan truk bermuatan semen tersebut.

"Besar dugaan korban meninggal dunia akibat menghantam keras truk fuso bermuatan semen," papar Kapolsek Krueng Raya ini.

Iptu Ading menerangkan untuk penangganan kasus kecelakaan itu sudah dilimpahkan ke Satuan Lalu Lintas Polresta Banda Aceh.

Kasat Lantas Polresta Banda Aceh, Kompol Thomas Nurwanto SE SH, yang dihubungi Serambinews.com, membenarkan kasus kecelakaan itu dalam penangganan pihaknya.

"Betul pak, piket sudah menanggani kasus tersebut," tulis Kompol Thomas membalas chat WhatsApp Serambinews.com. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved