Berita Banda Aceh

BKSDA Aceh Anugerahi Penghargaan untuk Satuan Reskrim Polresta, Ini Pengungkapan yang Dilakukan

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, menganugerahi penghargaan untuk Satuan Reskrim Polresta Banda Aceh atas pengungkapan kasus...

BKSDA Aceh Anugerahi Penghargaan untuk Satuan Reskrim Polresta, Ini Pengungkapan yang Dilakukan
For Serambinews.com
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto didampingi Kasat Reskrim, AKP M Taufiq dan personel Unit III Tipiter menunjukkan penghargaan yang diberikan oleh BKSDA Aceh,Rabu (9/10/2019). 

BKSDA Aceh Anugerahi Penghargaan untuk Satuan Reskrim Polresta, Ini Pengungkapan yang Dilakukan 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, menganugerahi penghargaan untuk Satuan Reskrim Polresta Banda Aceh atas pengungkapan kasus perdagangan ilegal sisik trenggiling, satwa dilindungi, Senin 19 Agustus 2019 lalu.

Penghargaan yang diserahkan langsung oleh Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo itu diterima Kasat Reskrim, AKP M Taufiq SIK, Selasa (8/10/2019). 

Seperti diberitakan personel Unit III Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satuan Reskrim Polresta, menangkap tiga tersangka yang terlibat dalam kasus perdagangan ilegal sisik trenggiling yang memiliki bahasa latin manis javanica, Senin (19/8/2019) lalu.

Ketiga tersangka diringkus di dua lokasi berbeda, yakni di Hotel Sei, Jalan Tanoh Abe, Gampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh dan di Simpang Jantho, Gampong Seunebok, Kecamatan Seulimuem Aceh Besar.

Keberhasilan personel Satuan Reskrim Polresta Banda Aceh dalam pengungkapan kasus perdagangan ilegal itu ternyata mendapat perhatian dan apresiasi dari BKSDA Aceh.

Respon Rencana Serangan Turki, Kurdi Suriah Serukan Perlawanan

Mariani Harahap, Dari Parengge-rengge Menjelma Jadi Pengusaha dan Kini First Lady Kota Subulussalam

Kapolres Aceh Selatan Silaturahmi dengan Pengurus PWI, Nyatakan Siap Dukung Konfercab ke II

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH melalui Kasat Reskrim AKP M Taufiq SIK menyampaikan terima kasih atas apresiasi berupa penghargaan yang dianugerahi oleh BKSDA Aceh.

Selain bagi dirinya, kata Taufiq, penghargaan itu juga diberikan kepada seluruh personel yang terlibat dalam pengungkapan kasus perdagangan ilegal sisik trenggiling, sebagai satwa dilindungi.

Menurut mantan Kasat Reskrim Polres Langsa ini, menjadi kewajiban bagi semua untuk menjaga kelestarian dan melindungi satwa-satwa dilindungi.

Karena, tidak sedikit ulah dari tangan-tangan jahat dan pemburuan yang dilakukan secara massif oleh para pelaku perdagangan ilegal, sehingga habitat satwa dilindungi itu terancam yang berdampak pada punahnya satwa-satwa yang dilindungi.

Guru dan Kepsek Berprestasi Tingkat Nasional, Ini Reward yang Diberikan

"Kewajiban bagi kita bersama untuk melindungi, sehingga satwa dilindungi itu tetap terjaga eksistensi dan kelestariannya," ujar Taufiq.

Namanya saja dilindungi, lanjutnya, berarti orang yang melakukan pemburuan dan perdagangan ilegal sudah jelas-jelas salah dan harus diproses hukum, sebutnya.

Mantan Kapolsek Kuta Alam ini menerangkan penangkapan ketiga tersangka menindaklanjuti laporan Polisi Nomor LPA/194/VIII/RES.5.3./2019/ Resta/Sat Reskrim,  Tanggal 19 Agustus 2019 dan LPA/195/VII/RES.5.3./2019/ Resta/Sat Reskrim, tanggal 20 Agustus 2019.

"Kepada Kepala BKSDA Aceh kami menyampaikan terima kasih atas penganugerahan penghargaan ini kepada kami dan seluruh Personel Satuan Reskrim Polresta," pungkas AKP M Taufiq.(*)

Ghazali Abbas Adan: Muzakir Manaf Harus Penuhi Panggilan Komnas HAM

Jelang Konfercab II, Ini Lima Nama yang Disebut-sebut Balon Ketua PWI Aceh Selatan

225 Mahasiswa UNIKI Bireuen Ikut Kuliah Umum, Ini Materi yang Dibahas

Penulis: Misran Asri
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved