Berita Bener Meriah

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Ancam Gelar Aksi, Terkait Pesta Sabu di Hotel

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GmnI) Aceh yang akan segera melakukan aksi unjuk rasa di depan hotel tersebut.

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Ancam Gelar Aksi, Terkait Pesta Sabu di Hotel
For Serambinews.com
Ketua GmnI Aceh Tengah, Mulyadi.

Laporan Budi Fatria | Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM, REDELONG -- Penangkapan yang dilakukan tim gabungan kepolisian dan Polisi Militer Iskandar Muda (Pomdam IM) terhadap 10 orang yang diduga terlibat pesta sabu di Hotel Hermes Palace, pada Rabu (2/10/2019) yang lalu sekitar pukul 01.00 WIB mendapat perhatian dari kalangan LSM, Ormas/OKP, dan mahasiswa.

Salah satunya, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GmnI) Aceh yang akan segera melakukan aksi unjuk rasa di depan hotel tersebut.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua GmnI Aceh Tengah, Mulyadi melalui pesan WhatApp kepada Serambinews.com, Rabu (9/10/2019).

Dalam pesan tersebut, Mulyadi menuntut Plt Gubernur Aceh, Wali Kota Banda Aceh, dan Dinas Syariat Islam mencabut izin hotel tersebut, karna menurut mereka telah mengangkangi peraturan Perundang-Undangan dan Qanun Aceh.

Baca: Pangdam IM Beberkan Kronologis Penangkapan Empat Oknum TNI Bersama Enam Warga Sipil yang Pesta Sabu

Baca: Ini Penegasan Pangdam terkait Empat Oknum TNI Pesta Sabu di Sebuah Hotel

Baca: Pomdam Tahan 4 Oknum TNI Pesta Sabu, Akan Disidang Pengadilan Militer

Baca: Diduga Pesta Sabu, 10 Orang Diamankan dari Hotel Berbintang di Aceh

Dia menambahkan, GmnI juga akan mengajak seluruh elemen masyakat dan ulama untuk menyuarakan ini agar Pemerintah Aceh mencabut izin oprasional Hotel Hermes.

Karena dianggap sebagai penghinaan dan pelecehan terhadap Qanun Syariat Islam yang ada di Provinsi Aceh.

"Kita juga menyesalkan atas peristiwa yang terjadi di hotel tersebut, dan kita menduga ada pembiaran dari pihak manjemen hotel sehingga terjadi kegiatan pesta narkoba wanita bersama laki laki lain tanpa status perkawinan dan jelas hal tersebut melanggar syariat. Seingat kami ini bukanlah kejadian yang pertama terjadi," urainya.

 Dia berharap kepada Wali Kota Banda Aceh dan Kepala Dinas Syariat Islam agar segera memberikan sanksi tegas berupa mencabut izin hotel tersebut, karna telah melakukan pelanggaran terhadap Qanun Aceh.

Senada dengan Mulyadi, Ketua DPD GmnI Provinsi Aceh, Bung Lamsahbuddin juga menyatakan sikap akan melakukan orasi terkait dengan beredar luasnya berita tentang penggerebekan narkoba di salah satu hotel di Banda Aceh. (*)

Penulis: Budi Fatria
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved