Berita Nasional

Rangga, Eks Kombatan GAM Aceh Tenggara Ditangkap di Sumut saat Hendak Jual 80 Kg Ganja

Rangga (43), eks kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Aceh Tenggara, ditangkap di Medan saat hendak menjual ganja sebanyak 80 kilogram (Kg).

Rangga, Eks Kombatan GAM Aceh Tenggara Ditangkap di Sumut saat Hendak Jual 80 Kg Ganja
ISTIMEWA VIA KOMPAS.COM
Tiga orang pelaku penjual ganja kering sebanyak 80 kg ditangkap polisi di titi kembar di Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Deliserdang. Salah satu orang pelaku, Rangga tercatat baru keluar dari penjara di Nusa Kambangan pada Februari 2019. Dia juga tercatat sebagai pentolan GAM di Ach Tenggara. 

Rangga, Eks Kombatan GAM Aceh Tenggara Ditangkap di Sumut saat Hendak Jual 80 Kg Ganja

SERAMBINEWS.COM, MEDAN - Rangga (43), eks kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Aceh Tenggara, ditangkap di wilayah Sumatera Utara saat hendak menjual ganja sebanyak 80 kilogram (Kg).

Ia ditangkap bersama dua temannya di Titi (jembatan) Kembar, Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang.

Kedua temannya itu adalah Kardi (23) warga Desa Darul Makmur Aceh Tenggara, dan Adi Samri (19) warga Dusun Segenap Aceh Tenggara.

Dikutip dari Kompas.com, Kasubdit I AKBP Fadris, Rabu (9/10/2019) menyebutkan,

penangkapan Rangga dan dua temannya itu, dilakukan setelah petugas melakukan undercover buy.

Sepak terjangnya bukan main.

Tahun 2004, dia tercatat sebagai residivis dan pentolan Gerakan Aceh Merdeka di Aceh Tenggara.

Baca: Mualem Dipanggil Komnas HAM, Senator Fachrul Razi: Jangan Bakar Api Saat Damai Aceh Sedang Dijaga

Baca: Ini Penjelasan Mualem Terkait Pemanggilannya Oleh Komnas HAM RI

Baca: Pangdam: Anggota KKB di Aceh Timur bukan Eks Kombatan GAM, tapi Kelompok Jaringan Sabu-sabu

"Ketiganya kedapatan membawa 80 kg ganja kering. Kami menggunakan undercover buy (penyamaran) narkotika jenis ganja," kata Fadris.

Sebelum melakukan penangkapan, pihaknya terlebih dahulu berkoordinasi dengan salah satu tersangka untuk membeli narkotika jenis ganja.

Halaman
123
Editor: Safriadi Syahbuddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved