Samsung Tutup Pabrik Ponsel Terakhir di China, Perusahaan Bagi-bagi Smartphone Gratis untuk Karyawan

Awal Oktober ini, Samsung harus menutup pabrik ponsel terakhirnya di China, tepatnya di kota Huizhou, Guangdong.

Samsung Tutup Pabrik Ponsel Terakhir di China, Perusahaan Bagi-bagi Smartphone Gratis untuk Karyawan
(Phone Arena)
Bocoran penampakan Galaxy S10 Plus 

Vendor asal Korea Selatan itu dilaporkan tak sanggup bersaing dengan kompetitor lokal China soal upah buruh.

Ditambah lagi ekonomi China sekarang juga melamban.

Tidak cuma Samsung, beberapa vendor lain memindahkan pabriknya dari China, seperti dihimpun KompasTekno dari Reuters, Kamis (3/10/2019).

Sony misalnya, telah menutup pabriknya di Beijing dan hanya fokus pada pabrikan smartphone di Thailand.

Kendati demikian, salah satu vendor asing, Apple, masih tetap mempertahankan pabriknya di Negeri Panda.

"Di China, orang-orang membeli smartphone murah dari merek lokal, sementara untuk high-end mereka membeli Apple dan Huawei," kata Park Sung-soon, analis dari Cape Investment & Securities.

Makin tenggelam

Sebelum menutup pabrik terakhirnya di Huizhou, Samsung sendiri memang sudah semakin tenggelam di China akibat persaingan keras di sana.

Pangsanya di pasaran ponsel pintar Negeri Panda bahkan tidak sampai satu persen pada kuartal II-2019, menurut firma riset Strategy Analytics.

Firma riset itu menyebut market share smartphone Samsung di China dalam periode tersebut hanya 0,7 persen dengan volume penjualan 700.000 unit smartphone.

Halaman
1234
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved