Berita Pidie

Amukan Gajah di Glumpang Tiga Pidie kian Parah, Warga Pemilik Kebun Mengeluh

"Kami orang miskin, cuma berharap dari tanaman di kebun untuk makan sehari-hari,” ujar Mursyidah

Amukan Gajah di Glumpang Tiga Pidie kian Parah, Warga Pemilik Kebun Mengeluh
FOR SERAMBINEWS.COM
ILUSTRASI - Belasan gajah liar yang merusak empat rumah dan kebun warga hingga kini masih berkeliaran di Kampung Pantanlah, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah 

"Kami orang miskin, cuma berharap dari tanaman di kebun untuk makan sehari-hari,” ujar Mursyidah  

SERAMBINEWS.COM,SIGLI – Amukan gajah liar mengobrak-abrik kebun di Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie makin parah.

Ada puluhan tanaman di kebun dirusak seperti coklat. Kondisi ini kian parah dalam sepekan ini.

Mursyidah, seorang warga Adan, Mutiara Timur yang mengaku memiliki kebun di kawasan perbukitan Glumpang Tiga Pidie mengaku kecewa karena pemerintah belum berhasil mengusir gajah.

Apalagi dirinya dan beberapa warga lain memiliki kebun di sana merasakan nasib senada tanaman dirusak hewan bertubuh besar itu.

Baca: Mantan Kepala Bidang Pengairan PU Abdya Ditetapkan Tersangka dalam Kasus Jetty Rubek Meupayong

Baca: Habiskan Rp 24 Miliar, Terminal CPO Singkil belum Dibangun

Baca: Ketua Sementara DPRK Abdya Pastikan Jembatan Krueng Teukuh Dibangun 2020, Ini Nilai Anggarannya

“Kami mengharapkan kepedulian pemerintah supaya bisa membebaskan tanaman di kebun dari amukan gajah.

Kami orang miskin, cuma berharap dari tanaman di kebun untuk makan sehari-hari,” ujar Mursyidah menghubungi Serambinews.com, Kamis (10/10/2019) menyiratkan kesedihannya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 20 ekor kawanan gajah liar selama beberapa hari ini berusaha dihalau oleh ratusan warga Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie, melibatkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh. 

Selama satu pekan sebelumnya, kawanan gajah itu berada di kebun wilayah perbatasan antara kabupaten Pidie dan Pidie Jaya (Pijay), yaitu di perbukitan Gampong Reudeup Melayu, dan mengubrak-abrik kebun jagung seluas 80 Ha. 

Camat Glumpang Tiga, Pidie, Drs Ishaq Ibrahim kepada Serambinews.com, Senin (7/10/2019) mengatakan, upaya penghalauan ini dilakukan dengan melibatkan Polsek, Koramil, BKSDA, Camat serta masyarakat setempat. 

"Dana untuk menghalau gajah digalang secara patungan demi menyelamatkan aset kebun masyarakat," ujarnya. 

Upaya tersebut dilakukan sejak Kamis (3/10) hingga Sabtu (5/10) dan hingga kini kawanan gajah liar itu telah berpindah ke lokasi lain.  

Sementara itu, M Adam, warga Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie kepada Serambinews.com,  Senin (7/10/2019) mengatakan, kawanan gajah itu saat ini dihalau ke perbukitan Glee Rimba. (*)

Penulis: Nur Nihayati
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved