Serangan Turki

Jet Tempur Turki Bombardir Milisi Pimpinan Kurdi Suriah, Dua Warga Sipil Tewas

Milisi yang dipimpin Kurdi Suriah itu melaporkan adanya "bombardir intens" dari jet tempur Ankara di desa sipil dan pos militer Ras al-Ain, Tal Abyad,

Jet Tempur Turki Bombardir Milisi Pimpinan Kurdi Suriah, Dua Warga Sipil Tewas
(AFP/BULENT KILIC)
Seorang tentara Turki mengarahkan tank menuju perbatasan Suriah dekat kota Akcakale di Provinsi Sanliurfa pada 8 Oktober 2019. Turki menyatakan mereka siap menggelar serangan ke utara Suriah untuk menargetkan milisi Kurdi. 

SERAMBINEWS.COM - Sebanyak dua warga sipil tewas dilaporkan tewas setelah Turki resmi menggelar serangan atas Kurdi di utara Suriah.

Kabar itu disampaikan oleh pusat operasi militer dan koordinasi Pasukan Demokratik Suriah (SDF), dilaporkan AFP Rabu (9/10/2019).

"Dua warga sipil tewas, dua lainnya cedera dalam serangkaian pengeboman Turki di desa berlokasi barat dari area perbatasan Ras al-Ain," jelas SDF.

Milisi yang dipimpin Kurdi Suriah itu melaporkan adanya "bombardir intens" dari jet tempur Ankara di desa sipil dan pos militer Ras al-Ain, Tal Abyad, Qamishli, dan Ain Issa.

Dikatakan juga bahwa 25 jet tempur Turki berpartisipasi dalam fase awal serangan, dan menjatuhkan bomnya total di 16 target seantero perbatasan.

Baca: Terlibat Narkoba, Diberikan Gratis Hingga Tergiur Harga, di Pidie Pelaku Didominasi Orang Miskin

Baca: Aceh Kini Miliki 30 Wasit dan Juri Pencak Silat Tambahan

Baca: Ini Isi Pakta Integritas yang Diteken Sipir di Cabang Rutan Lhoksukon Sebelum Tes Urine

SDF menyerukan agar AS dan sekutunya di kawasan untuk menerapkan zona larangan terbang guna menghentikan serangan atas orang-orang tak bersalah.

Selain itu, SDF juga mengungkapkan pemboman tersebut sudah menyebabkan serangkaian eksodus massal dari masyarakat dekat perbatasan.

Di Ras al-Ain misalnya. Terlihat warga berbondong-bondong membawa barang di tengah kepulan asap yang membubung, demikian laporan AFP.

Sepeda motor dan kendaraan penuh warga sipil mengalir keluar dari daerah tersebut, dengan suara ledakan terdengar di bebera bagian.

Sebelumnya, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan pemerintahannya memulai Operation Peace Spring dibantu kelompok pemberontak yang mereka dukung.

Dalam keterangannya di Twitter, Erdogan menegaskan operasi itu menargetkan Kurdi serta kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

"Misi kami adalah mencegah terbentuknya koridor teror di seantero perbatasan selatan kami, dan membawa perdamaian di area," tegasnya.

Serangan itu jelas mengejutkan dunia, dengan Perancis melalui Menteri Hubungan Eropa Amelie de Montchalin melontarkan kecaman.

Kemudian pemerintah Belanda memutuskan memanggil Duta Besar Turki, dengan Dewan Keamanan PBB bakal menggelar pertemuan darurat Kamis (10/10/2019).(*)

Artikel ini telah tayang di kompas.com dengan judul Serangan Turki atas Kurdi Suriah Dimulai, 2 Warga Sipil Tewas

Editor: Ansari Hasyim
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved