Pelaku Penusukan Wiranto Diduga Terpapar Radikalisme
Kepolisian RI mendalami dugaan keterkaitan pelaku penyerangan Menkopolhukam Wiranto dengan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).
Pelaku Penusukan Wiranto Diduga Terpapar Radikalisme
SERAMBINEWS.COM - Kepolisian RI mendalami dugaan keterkaitan pelaku penyerangan Menkopolhukam Wiranto dengan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).
Penusukan Wiranto terjadi di Alun-Alun Menes, Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019).
Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyebutkan terdapat dua orang pelaku.
Kedua pelaku diduga perempuan dan laki-laki yang merupakan warga Brebes.
"Dua orang pelaku diduga laki-laki dan perempuan (inisial) FA, warga Brebes," kata Dedi Prasetyo, dikutip dari Kompas.com.
Sementara itu pelaku berinisial SA atau Abu Rara, kelahiran Medan.
Dedi Prasetyo mengatakan bahwa SA awalnya mendekati Wiranto dan kemudian melakukan serangan dengan menggunakan senjata yang dibawa.
Baca: Ini Sosok Abu Rara, Penikam Wiranto, Punya Anak Gadis 13 Tahun, Sempat Nikahi Perempuan Bercadar
Baca: Wiranto Ditikam, Inikah Senjata yang Digunakan Pelaku?
Baca: Wiranto Jatuh Tersungkur dan Terlihat Memegang Perut Bagian Bawah Usai Pelaku Abu Rara Menusuknya
Dua pelaku penusukan Menkopolhukam yang merupakan suami istri, (kolase whatsapp)
Saat ini pelaku penusukan Wiranto telah diamankan oleh pihak kepolisian.
"Diduga pelaku terpapar radikalisme, nnti kita coba dalami apakah SA masih punya jaringan JAD Cirebon atau JAD lain di Sumatera," Dedi dalam jumpa pers di Mabes Polri Jakarta, Kamis (10/10/2019) seperti dilansir Kompas.com.
Hingga saat ini belum diketahui mengenai motif penyerangan yang dilakukan oleh pelaku.
Wiranto ditusuk
Kronologi kejadian penusukan Menkopolhukam Wiranto terjadi usai dirinya menghadiri sebuah acara di Universitas Mathla'ul Anwar.
Menkopulhukam Wiranto menghadiri peresmian gedung perkuliahan Universitas Mathlaul Anwar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pelaku-penusukan-wiranto.jpg)