Pelaku Penusukan Wiranto Diduga Terpapar Radikalisme
Kepolisian RI mendalami dugaan keterkaitan pelaku penyerangan Menkopolhukam Wiranto dengan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).
Sejumlah aparat serta pihak kampus menghadiri acara tersebut.
Kemudian Menkopolhukam Wiranto dan rombongan menuju ruang transit di Gedung I Universitas Mathlaul Anwar untuk makan siang pada pukul 10.47 WIB.
Pukul 11.30 WIB, Wiranto meninggalkan Universitas Mathlaul Anwar Banten untuk menuju Alun-Alun Menes dan tiba pukul 11.50.
Baca: Pelaku Penikaman Wiranto Sepasang Suami Istri: Keduanya Ditangkap dan Dibawa ke Mako Polsek Menes
Baca: Video Detik-detik Wiranto Ditusuk Orang Tak Dikenal di Banten, Warga Berteriak Histeris
Wiranto sesaat sebelum diserang orang yang menikamnya. (WHATSAPP) (Whatsapp)
Selanjutnya dari arah belakang, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal.
Setelah ditusuk, Wiranto tersungkur dan langsung dibawa ke RSUD Pandeglang menggunakan helikopter.
Menkopolhukam Wiranto dibawa ke Rumah sakit Umum Daerah Pandeglang Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang, Jawa Barat pada pukul 12.00 WIB.
Jumlah korban total 3 orang
Rupanya kejadian penusukan tersebut juga membuat dua orang lain terluka.
Diketahui dua korban lain tersebut ialah Kapolsek Menes Kompol Dariyanto dan H Fuad.
Seperti diberitakan sebelumnya, Wiranto ditusuk di bagian perut, sedangkan Kapolsek Menes terluka di bagian punggung.
Serta H Fuad terluka di bagian dada kiri atas.
Penusukan menggunakan gunting
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan pelaku penyerangan yang menyasar Menkopolhukam Wiranto menggunakan senjata tajam berupa gunting.
Wiranto dirawat usai ditikam. (Whatsapp)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pelaku-penusukan-wiranto.jpg)