Breaking News:

Ini Tantangan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kian Berat

“Selain ke ekspor, dampak perang dagang juga menjalar ke (aspek) yang lain yaitu industri manufaktur kita,”

Thinkstock
Ilustrasi 

Sebelumnya, Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia Rodrigo Chaves telah menggambarkan, setiap penurunan 1 poin persentase  (percentage point) pada ekonomi China akan berdampak pada penurunan ekonomi Indonesia sebesar 0,3  percentage point.

Bank Dunia juga telah menyampaikan proyeksi terbarunya untuk ekonomi Indonesia yang hanya akan tumbuh 5% tahun ini.

Meski, pertumbuhan diperkirakan akan kembali membaik ke level 5,1% dan 5,2% pada 2020 dan 2021.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, perkiraan Bank Dunia tersebut tidak mengejutkan.

VIRAL Pernikahan Kakek 74 Tahun dengan Gadis 18 Tahun, Apa yang Membuat si Gadis Jatuh Hati?

Pasalnya, pemerintah juga memprediksi angka pertumbuhan yang tak jauh berbeda untuk Indonesia sepanjang tahun ini.

“Perkiraan kita pertumbuhan ekonomi 5,08% untuk  full year. Sama saja pertimbangannya, kami melihat kondisi ekonomi dunia yang turun,” ujar Suahasil saat ditemui, Jumat (11/10/2019).

Suahasil mengakui, perlambatan ekonomi dunia termasuk China memukul pertumbuhan Indonesia dari sisi ekspor barang dan jasa.

Permintaan dari negara-negara lain lesu dan harga komoditas sumber daya alam yang menjadi andalan Indonesia pun tertekan mengakibatkan ekspor terkontraksi.

“Selain ke ekspor, dampak perang dagang juga menjalar ke (aspek) yang lain yaitu industri manufaktur kita,” ujar Suahasil.

Belanda, Jerman dan Belgia Siap Bertarung, Ini Jadwal Kualifikasi Euro 2020 Nanti Malam

Ini terlihat dari indeks Purchasing Managers Index (PMI) versi Nikkei untuk Indonesia yang berada di posisi 49,23 atau di bawah level ekspansif 50.

Halaman
123
Editor: Muhammad Hadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved