Minggu, 19 April 2026

Berita Aceh Barat

Nelayan Meulaboh Minta Izin Meulaut Dipermudah, Ini Alasannya

Para nelayan di kawasan Meulaboh mengakut agar kesulitan dalam mengurus izin melaut, karena panjangnya adminitrasi yang harus mereka lalui dan....

Penulis: Sadul Bahri | Editor: Jalimin
SERAMBINEWS.COM/SA'DUL BAHRI
Boat nelayan berjejer di parkir depan Stasiun Pengisian Disel Nelayan di kawasan TPI Panggong, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Sabtu (12/10/2019). 

Nelayan Meulaboh Minta Izin Meulaut Dipermudah, Ini Alasannya

Laporan Sa’dul Bahri | Aceh Barat

 

MEULABOH – Para nelayan di kawasan Meulaboh mengakut agar kesulitan dalam mengurus izin melaut, karena panjangnya adminitrasi yang harus mereka lalui dan membutuhkan waktu lama dari kantor ke kantor, sedangkan waktu di darat bagi nelayan sangat terbatas..

Para nelayan berharap, ke depan  agar izin melaut dipermudah, sehingga tidak memberatkan nelayan dalam mengurus surat-surat tersebut yang harus menunggu berhari-hari.

 “Pengurusan boat 30 GT izinya harus ke Sabang, seharusnya ada perwakilan di Meulaboh atau di setiap daerah yang bayak nelayan, sehingga tidak membutuhkan waktu lama mengurusnya ke luar daerah,” ungkap Amiruddin, Panglima Laot Kabupaten Aceh Barat kepada Serambi, Senin (14/10/2019).

Ia  berharap kepada pemerintah kiranya dalam mengurus surata izin melalaut, izin tangkap dan izin lainnya bisa dipermudah. "Saya sudah rasakan selama ini sangat memberatkan bagi kami karena membutuhkan waktu lama, karena banyak pintu yang harus kami lalui,” ungkap Kaslizar, salah satu nelayan Lhok Panggong kepada Sermbinews.com, Senin (14/10/2019).

Disebutkan, suarat yang butuhkan nelayan itu di antarnya Izin Penangkapan Ikan (SIPI), Surat Izin Kapal Pengangkut Ikan (SIKPI) dan Surat Layak Operasional (SLO) yang diberlakukan setiap tahun. Sementara jenis kapal, proses perizinan Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP) juga dibagi.

Di Langsa, Dua Penyedia Tempat Judi Online Dicambuk 25 Kali, Pemain Judi Dicambuk 8 Kali

DPRK Gayo Lues Bentuk Dua Fraksi, Ini Nama Fraksi dan Orangnya

Kanwil Kemenkumham Aceh Segera Fungsikan Kantor Bapas Nagan Raya

Kapal dengan muatan 30 Gross Tonase (GT) harus mengurusnya ke Sabang, sehingga kondisi tersebut membutuhkan waktu lama untuk nelayan, dan hal itu sangat memberatkan. Sedangkan boat atau kapal di bawah 30 GT masih di urus di tingkat kabupaten, juga terlalu panjang adminitrasinya, dari kantor ke kantor yang harusnya diurus di satu pintu.

Ia menambahhkan, kondisi tersebut membutuhkan waktu berhari-hari lebih, sedangkan nelayan lebih banyak di laut mencari rizki yang sudah menjadi kewajiban untuk menghidupi keluarganya, sehingga menyangkut dengan surat-surat izin melaut, hendaknya kedepan bisa dipermudah. Para nelayan mengharapkan adanya pelayanan prima, sebab sejauh ini  mereka mengku hampir berhari-hari mengurus izin tersebut.

Sementara Kaslizar, salah satu Nelayan Lhok Panggong berharap, kiranya pemerintah mempermudah urusan para nelayan, sebab mereka membutuhkan pelayanan cepat. Sehingga dalam mengurus surat menyurat hendaknya bisa dipermudah melalui satu pintu.(*)

Abdya Pastikan Menerima CPNS Tahun Ini, Jumlah Formasi belum Diberikan Pemerintah Pusat

DPRK Gayo Lues Bentuk Dua Fraksi, Ini Nama Fraksi dan Orangnya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved