Berita Aceh Utara
Aceh Utara Krisis Solar dan Premium, Antrean Sering Terjadi Jelang Magrib
Krisis solar dan premium di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam Kabupaten Aceh Utara dalam beberapa bulan terakhir..
Penulis: Jafaruddin | Editor: Yusmadi
Laporan Jafaruddin | Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON - Krisis solar dan premium di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam Kabupaten Aceh Utara dalam beberapa bulan terakhir hingga kini belum juga teratasi.
Eksesnya, ketika SPBU mendapatkan pasokan solar dan bensin dari Pertamina, terjadi antrean panjang sampai ke jalan nasional sehingga mengganggu pengguna jalan.
Amatan Serambinews.com, antrean panjang sering terjadi di SPBU Teupin Punti Kecamatan Syamtalira Aron, Geudong, kemudian SPBU di Meunasah Ranto Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara dan di SPBU.
Biasanya sering terjadi antrean jelang magrib sampai jelang tengah malam.
Bahkan antrean mobil tersebut memanjang sampai ke jalan nasional, sehingga menggangu lalu lintas.
• Baitul Mal Aceh Bantu 26 KK Korban Kebakaran Simeulue
• Stok Solar di Sejumlah SPBU di Langsa Mulai Normal, Sebelumnya Sempat Antre Panjang
• Mengadu Kelangkaan Solar, Nelayan Lhokseumawe Datangi Rumah Ketua Fraksi PA DPRK
“Memang sering sekali terjadi antrean BBM selama ini, hampir semua SPBU yang ada di Lhokseumawe dan Aceh Utara. Untuk mendapatkan bensin sekitar lima liter harus mengantri sampai beberapa jam,” ujar Saiful warga Kecamatan Samudera kepada Serambinews.com.
Hal serupa juga disampaikan Nurdin warga Syamtalira Aron kepada Serambinws.com.
“Jarang sekali bisa mendapatkan bensin hampir di semua SPBU dalam beberapa bulan terakhir ini, sehingga saya lebih memilih mengisi pertalite atau pertamax meskipun harganya lebih mahal, daripada harus mengantre berjam-jam,” ujar Nurdin. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/antrean-bbm-di-acut.jpg)