Aksi Cepat Tanggap
ACT Kirimkan Bantuan Logistik ke 3 Titik Terdampak Parah Gempa Maluku
Hingga kini, terdapat enam posko kemanusiaan ACT yang tersebar di Seram Bagian Barat dan Maluku Tengah.
SERAMBINEWS.COM, MALUKU TENGAH – Lebih dari dua pekan usai gempa berkekuatan M6,8 mengguncang Maluku, kebutuhan logistik para pengungsi masih cukup tinggi.
Hal ini mengingat warga yang mengungsi masih enggan kembali ke rumah mereka karena kekhawatiran adanya gempa susulan.
Berupaya memenuhi kebutuhan warga yang masih bertahan di pengungsian, ACT terus menyalurkan bantuan logistik kepada para pengungsi di sejumlah wilayah terdampak gempa Maluku.
Senin (14/10), enam truk bantuan logistik diberangkatkan menuju tiga titik terparah terdampak gempa, yakni Kabupaten Seram Bagian Barat dan Desa Liang dan Pulau Haruku di Kapubaten Maluku Tengah.
Bantuan logistik yang diberikan berupa beras, minyak goreng, air mineral, susu, roti, selimut, popok bayi, dan lainnya.
Wahyu Novyan selaku Direktur Program ACT mengatakan, pemberian bantuan logistik ini tidak terlepas dari tingginya kebutuhan para pengungsi di masa tanggap darurat.
Kondisi ini terlihat di Kabupaten Maluku Tengah dan Seram Bagian Barat, yang mana status tanggap darurat di dua kabupaten tersebut diperpanjang pada Kamis (10/10) lalu.
“Kami masih melanjutkan pemberian logistik untuk para pengungsi terdampak gempa Maluku. Pengiriman 6 truk bantuan logistik ini menjadi bagian dari komitmen ACT dalam memberikan 100 ton bantuan pangan dan logistik untuk warga terdampak,” terang Wahyu.
• Bupati Aceh Singkil Dulmusrid: Semua Instansi Wajib Sukseskan Aceh Roverway di Pulau Banyak
• Kadis PUPR Lhokseumawe Janji Bangun Rumah Duafa, Setelah Sempat Gagal Tender, DPRK: Wajib Dibangun
• Ular Kobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan
Enam truk bantuan logistik tersebut berangkat menuju posko-posko kemanusiaan dan dapur umum ACT yang berada di Seram Bagian Barat dan Maluku Tengah.
Dari sana, bantuan didistribusikan kepada warga yang mengungsi di sejumlah titik pengungsian.
Salah satunya adalah Desa Liang di Kabupaten Maluku Tengah. Desa tersebut menampung sekitar 17.000 pengungsi yang mendirikan tenda-tenda pengungsian di perbukitan.
“Posko-posko kemanusiaan ACT menjadi titik utama pendistribusian bantuan. Khusus bantuan bahan pangan, selain diberikan langsung untuk para pengungsi, bantuan tersebut juga digunakan untuk memenuhi kebutuhan dapur umum ACT yang menyediakan makanan siap santap pengungsi setiap harinya,” imbuh Wahyu.
Hingga kini, terdapat enam posko kemanusiaan ACT yang tersebar di Seram Bagian Barat dan Maluku Tengah.
Mereka di antaranya 1 posko induk di Desa Nania; 3 posko wilayah di Suli, Pulau Haruku, dan Seram Bagian Barat; serta 1 posko logistic di Desa Liang dan Seram Bagian Barat. Sementara itu, ada 5 dapur umum yang juga tersebar di Seram Bagian Barat dan Maluku Tengah.
Selain menopang kebutuhan pangan pengungsi, ACT juga memberikan layanan kesehatan gratis yang beroperasi setiap harinya. Layanan kesehatan gratis ini menjangkau pengungsi-pengungsi di sejumlah wilayah terdampak.
• Orang Tua Cut Meyriska Restui Pernikahan Anaknya dengan Roger bukan karena Rayuan, Tapi Ada Hal Lain
• Fadhil Rahmi: Prioritaskan Beasiswa Tahfiz untuk Alumni Dayah
• Bukan Cuma Istri TNI, Ini Daftar Lengkap Warga Sipil yang ‘Digaruk’ Gegara Nyinyir Wiranto
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/truk-bantuan-logistik-act.jpg)