Berita Abdya
20 Mayam Emas Melayang, Korban Perampasan di Abdya Ternyata Mertua Camat Kuala Batee
“Benar. Gelang emas berat 20 mayam berhasil ditarik paksa pelaku dari tangan ibu di ruang keluarga. Saat peristiwa terjadi, kondisi kesehatan ibu
Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Nurul Hayati
“Segera laporkan kepada aparat kepolisian setempat, bila menjumpai hal-hal yang mencurigakan,” kata AKBP Moh Basori SIK.
• Kisah Nico Po, Miliader Baru di Indonesia yang Miliki Kekayaan Bersih Rp 50,81 Triliun
Seperti diberitakan, salah seorang IRT, warga Desa Krueng Panto, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Abdya, menjadi korban perampasan gelang emas perhiasan di rumah, Rabu (16/10/2019) siang.
Keterangan diperoleh, korban bernama Hj Nuraini (70), mengalami kerugian emas seberat 20 mayam.
Setelah pelaku tidak dikenal berhasil merampas gelang emas dari tangan kiri korban.
Pelaku yang masuk ke dalam ruangan tamu, berhasil kabur bersama emas hasil rampasan.
Kapolres Abdya, AKBP Moh Basori SIK melalui Kapolsek Kuala Batee, Ipda Ramlan, membenarkan peristiwa tersebut.
Keterangan diperoleh bahwa, korban Hj Nuraini dan suaminya HM Nur (75), sedang duduk di ruangan keluarga rumahnya, Rabu, sekira pukul 11.05 WIB.
Tiba-tiba masuk pelaku laki-laki mengunakan helm pengaman, memakai baju putih dan celana hitam.
Tamu tidak dikenal itu beralasan, meminta daun belimbing untuk dijadikan obat.
Pelaku meminta bantuan M Nur (suami korban) untuk mengambil daun belimbing pada batang pohon di belakang rumah korban.
Suasana rumah korban saat itu dalam keadaan sepi.
Dalam rumah hanya ada Nuraini dan M Nur.
• Alat Kelengkapan DPRK Subulussalam Akhirnya Terbentuk, Ini Komposisinya
Ketika suami korban mengambil daun belimbing di belakang rumah, pelaku langsung merampas gelang emas perhiasan yang dipakai pada tangan sebelah kiri korban.
Sukses merampas gelas emas dengan menarik secara paksa, pelaku langsung melarikan diri meninggalkan korban yang menjerit.
Pelaku diperkirakan lari dengan sepeda motor yang memang diparkir di halaman rumah korban.