Berita Aceh Jaya

Dinilai tak Layak Pakai dan Membahayakan, Wali Murid Minta Dishub Aceh Jaya Ganti Bus Sekolah

"Kita lihat mobilnya saja sudah khawatir, apalagi luar dalam mobil sudah mulai keropos. Sudah ada beberapa wali murid yang komplain

Dinilai tak Layak Pakai dan Membahayakan, Wali Murid Minta Dishub Aceh Jaya Ganti Bus Sekolah
SERAMBINEWS.COM/ZAINUN YUSUF
ILUSTRASI - Dari 13 bus sekolah dikelola Dinas Perhubungan Abdya, 5 unit di antaranya mengalami rusak berat dan 8 unit rusak ringan. Sehingga sangat terganggu dalam pelayanan antar jemput siswa. Foto direkam Senin (8/4/2019). 

"Kita lihat mobilnya saja sudah khawatir, apalagi luar dalam mobil sudah mulai keropos. Sudah ada beberapa wali murid yang komplain terhadap kondisi mobil yang masuk kategori membahayakan," ungkapnya.

Laporan Riski Bintang | Aceh Jaya

SERAMBINEWS.COM, CALANG - Sejumlah wali murid di Kecamatan Setia Bakti, mengeluhkan kondisi Bus sekolah.

Bus itu beroperasi mengantar dan menjemput anak sekolah dari kecamatan tersebut, menuju ke beberapa sekolah yang ada di Calang, Aceh Jaya.

Yossi, salah seoarang wali murid mengatakan, keluhan tersebut disebabkan kondisi bus yang sudah sangat tua dan tidak meyakinkan untuk dioperasikan lagi.

"Kondisi mobilnya sekarang sudah sangat tidak layak jalan lagi, apalagi untuk antar jemput anak sekolah, karena sudah mulai keropos," jelasnya.

Menurutnya, mobil yang saat ini masih digunakan sebagai transportasi menuju sekolah tersebut, tidak hanya keropos di bagian body luar, tapi juga mulai ke bagian dalam mobil.

Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat menyebabkan hal yang tidak diinginkan.

Puskesmas Jeumpa Direakreditasi Ulang, Ini Sasarannya

Terhadap siswa-siswi yang menggunakan mobil tersebut sebagai transportasi.

"Kita lihat mobilnya saja sudah khawatir, apalagi luar dalam mobil sudah mulai keropos. Sudah ada beberapa wali murid yang komplain terhadap kondisi mobil yang masuk kategori membahayakan," ungkapnya.

Untuk itu, ia meminta pemerintah kabupaten Aceh Jaya melalui dinas Perhubungan, agar dapat mengganti mobil yang saat ini dioperasikan menempuh rute Setia Bakti-Calang.

"Kalau bisa mobil tersebut diganti dengan yang lebih layak, karena mobil itu sudang tidak layak. Kondisi juga sudah sangat jelek, kita takut ada siswa yang jadi korban nanti," tandasnya.

Apalagi tambanya, banyak siswa yang naik mobil tersebut.

Hal ini diakuinya karena keterbatasan ekonomi.

Di mana kalau naik bus sekolah, hanya membayar Rp 2000 rupiah saja. (*)

Ini Bocoran Terkait Kabinet Kerja Jilid 2 yang Disampaikan Langsung oleh Jokowi, Banyak Nama Muda

Penulis: Riski Bintang
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved