Guru Berprestasi

Khaidir, Guru dari Desa Terpencil Aceh Utara Lolos Seleksi Bimtek Kemendikbud

Kita bangga dan mengapresiasi prestasi yang telah ditorehkan ini, keberhasilan ini menunjukkan bahwa Guru IGI Aceh Utara mampu bersaing di tingkat nas

Khaidir, Guru dari Desa Terpencil Aceh Utara Lolos Seleksi Bimtek Kemendikbud
SERAMBINEWS.COM/JAFARUDDIN
Khaidir SE, guru daerah terpencil di Kabupaten Aceh Utara. 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Jumlah peserta yang mengikuti seleksi bimbingan Teknis (Bimtek) Perlindungan Profesi Guru Tingkat Nasional yang diadakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI mencapai 1.054 peserta.

Dari jumlah itu, peserta yang berhasil lolos seleksi 120 orang, salah satu diantaranya adalah Khaidir SE, yang merupakan guru daerah terpencil di Kabupaten Aceh Utara.

Hasil seleksi tersebut diumumkan pada 16 Oktober 2019. Sedangkan pelatihan akan diadakan selama tiga hari mulai dari 22 sampai 25 Oktober 2019 di Hotel The Mirah Kota Bogor, Jawa Barat.

Bom Meledak di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Orang Meninggal Dunia dan Puluhan Terluka

SK Definitif Pimpinan DPRK Bireuen Sudah Turun, Ini Jadwal Pelantikan

Gaji Keuchik di Nagan Raya akan Disesuaikan dengan PP

“Alhamdulillah saya dinyatakan lolos seleksi Bimtek Perlindungan Profesi Guru tingkat Nasional melalui seleksi administrasi dan penulisan artikel,” ujar Khaidir.

Untuk mencapai SMPN 5 Langkahan yang berada di kawasan Desa Leubok Pusaka, Khaidir harus menempuh perjalanan puluhan kilometer dari Pantonlabu.

Untuk mengikuti seleksi tersebut kata Khaidir, peserta disyaratkan mengirim dua artikel dengan tema Masalah, Solusi, dan Tantangan Perlindungan Hukum Profesi Guru pada Era Digital.

”Dalam artikel tersebut saya jelaskan, profesi itu harus balance antara kewajiban dan kesejahteraan. Keduanya wajib menjadi perhartian pemerintah,” ujar Khaidir.

Sementara itu Ketua IGI Aceh Utara Qusthalani MPd mengapresiasi atas keberhasilan Khaidir yang berhasil lolos seleksi tersebut.

“Kita bangga dan mengapresiasi prestasi yang telah ditorehkan ini, keberhasilan ini menunjukkan bahwa Guru IGI Aceh Utara mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar Qusthalani.

Walaupun mengajar di daerah terpencil, mengembangkan minat dan kemampuan menulis tidak boleh dibiarkan begitu saja.

“Semoga prestasi ini dapat terus berlanjut dan memacu seluruh komponen guru di Aceh Utara untuk turut menelurkan prestasi-prestasi lain,” harap Qusthalani.(*)

Penulis: Jafaruddin
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved