Breaking News:

Ma'ruf Amin Deg-degan, Jokowi Merasa Biasa Saja

KH Ma'ruf Amin mengaku grogi atau deg-degan mengemban tugas sebagai Wakil Presiden mendampingi Presiden Joko Widodo

Dok. Setneg
Foto Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden K.H. Maruf Amin (Dok. Setneg) 

JAKARTA - KH Ma'ruf Amin mengaku grogi atau deg-degan mengemban tugas sebagai Wakil Presiden mendampingi Presiden Joko Widodo untuk periode 2019-2024. Jabatan ini kali pertama diemban Ketua Umum (nonaktif) Majelis Ulama Indonesia (MUI) tersebut. Adapun Presiden Joko Widodo merasa biasa-biasa saja, tanpa persiapan khusus pada periode kedua.

Ma'ruf bersama Jokowi mengikuti pelantikan Presiden dan Wapres terpilih di Gedung MPR/DPR, Minggu (20/10) sore. "Deg-degan. Ya, biasa lah manusiawi, kan saya belum pernah jadi Wapres," kata Ma'ruf menjawab wartawan yang bertanya mengenai persiapan menghadapi pelantikan, sesaat sebelum meninggalkan rumahnya di kawasan Menteng, Jakarta, kemarin siang.

Walau demikian, Ma'ruf mengatakan tetap bisa istirahat dan tidur dengan nyenyak. Sebelum menghadiri pelantikan dan menjalankan tugas sebagai Wapres, ia pun memanjatkan doa bersama di teras rumahnya beberapa saat sebelum menuju Kompleks DPR/MPR.

"Selamat, tidak ada kekurangan apa-apa. Semoga di dalam rangka nanti menjalankan negara supaya juga berjalan dengan baik, target-target yang kita inginkan tercapai, dihilangkan hambatannya. Dan dimudahkan upaya yang kita lakukan karena itu sebelum berangkat saya mau mengajak kita semua untuk berdoa," kata Ma'ruf seraya melanjutkan doa.

Ia mengenakan setelan jas hitam dan dasi merah, bukan mengenakan sarung seperti lazimnya. Ia meninggalkan rumahnya di Jalan Situbondo, Kawasan Menteng sekitar pukul 13.45 WIB menuju ke Gedung DPR/MPR, Senayan, untuk mengikuti pelantikan presiden dan wapres. Mobil yang mengakut Ma'ruf beserta Wury Estu Handayani, istrinya, dikawal iring-iringan kendaraan Paspampres.

Jokowi dan Ma'ruf dilantik sebagai presiden dan wakil presiden periode 2019-2024 di Gedung DPR/MPR Jakarta. Prosesi pelantikan Jokowi-Ma'ruf yang digelar Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) ini bakal dipimpin Ketua MPR Bambang Soesatyo dalam Sidang Paripurna MPR RI.

Sesuai susunan acara pelantikan, Jokowi-Ma'ruf bakal mengucapkan sumpah sebagai presiden dan wakil presiden. Kemudian Jokowi diberikan waktu 18 menit terhitung pada pukul 15.12 WIB untuk menyampaikan pidato. Setelah itu, rapat ditutup dengan doa dan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Pelantikan direncanakan rampung pada 15.48 WIB. Namun nyatanya, Jokowi berpidaro 20 menit.

Adapun Presiden Joko Widodo menyempatkan diri turun dari mobil kepresidenan, sebelum menuju Gedung MPR, DPR, DPD RI, Jakarta, Minggu siang. Saat rangkaian kendaraan presiden baru saja keluar dari pintu masuk Istana Merdeka, kira-kira pukul 14.15 WIB, mobil sedan hitam yang ditumpangi Jokowi berhenti.

Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang mengenakan jas hitam dan dasi merah, bergegas mengamankan Jokowi. Jokowi turun dari mobil, berjalan menyeberangi Jalan Medan Merdeka Utara, menuju warga yang sudah sejak pagi berkumpul di depan Istana Merdeka.

Jokowi menyapa dan menyalami satu per satu warga yang mayoritas memakai pakaian putih dan bendera meraj putih di tangan mereka. Jokowi ditemani putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka menemui warga yang mengelu-elukannya, saat akan menuju gedung DPR.

Halaman
12
Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved