Berita Aceh Timur

Baru Dibangun, Jalan Peureulak-Lokop Kembali Rusak, Anggota DPRA Surati Plt Gubernur

Padahal jalan tersebut baru dibangun pada 2018 lalu dan kembali dianggarkan dalam APBA 2019 senilai Rp120 miliar.

Baru Dibangun, Jalan Peureulak-Lokop Kembali Rusak, Anggota DPRA Surati Plt Gubernur
Kolase Serambinews.com
Anggota DPR Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky, menyurati Plt Gubernur Nova Iriansyah, melaporkan keluhan warga Aceh Timur terkait Jalan Peureulak-Lokop yang kembali rusak.

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH  -- Anggota DPR Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky, menyurati Plt Gubernur Nova Iriansyah, melaporkan keluhan warga Aceh Timur terkait Jalan Peureulak-Lokop yang kembali rusak.

Padahal jalan tersebut baru dibangun pada 2018 lalu dan kembali dianggarkan dalam APBA 2019 senilai Rp120  miliar.

Iskandar Alfarlaky kepada Serambinews.com, Selasa (22/10/2019), mengatakan, selain jalan, juga ada satu unit jembatan di Desa Beurandang, Kecamatan Ranto Peureulak, yang terancam putus akibat sambungan abutment yang sudah longsor.

“Saya meminta Plt Gubernur untuk mengawasi pengerjaan jalan Peureulak-Lokop melalui dinas terkait,” ujar politisi muda itu.

Alfarlaky juga meminta Plt untuk menurunkan tim guna mengecek kondisi jalan dan jembatan Peureulak-Lokop. Ini agar dapat ditangani segera.

Banyak Ruas Jalan Rusak, DPRA Minta Plt Gubernur Turunkan Tim Survei Jalan Peuruelak-Lokop

PUPR Dituding tak Becus Tangani Jalan Peureulak-Lokop, DPRA Minta Gubernur Perhatian Pedalaman Aceh

Masyarakat Serbajadi Minta Jalan dari Samar Kilang dan Linge Ditembuskan ke Lokop

Pasalnya, jalan Peureulak-Lokop serta jembatan penghubung di Desa Beurandeng tadi merupakan penghubung masyarakat di 4 kecamatan yang meliputi Peureulak Barat, Ranto Peureulak, Peunarun, serta kecamatan Serba Jadi Lokop.

Berikut surat Anggota DPRA asal Aceh Timur:

Yang Terhormat :

Plt. GUBERNUR ACEH

di- Banda Aceh

1.            Sehubungan dengan banyaknya keluhan dari warga di Kecamatan Peunaron terkait dengan rusaknya jalan provinsi yang menghubungkan Peureulak-Lokop Kabupaten Aceh Timur, dimana kerusakannya terdapat di beberapa titik seperti amblas, terbelah di lokasi Desa Simpang Rambung Kecamatan Peunarun dan selain itu juga berlubang. Kerusakan yang terjadi sudah semakin parah padahal jalan tersebut baru di bangun pada tahun 2018 yang lalu, dan untuk lanjutan pembangunannya juga telah dianggarkan dalam APBA Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp. 120 Milyar. Selanjutnya terdapat 1 (satu) unit jembatan yang baru dibangun pada lintasan jalan tersebut tepatnya di Desa Beurandang Kecamatan Ranto Peureulak, terancam putus disebabkan sambungan abutment sudah longsor.

2.            Berkenaan dengan hal tersebut diatas, kami selaku Anggota DPR Aceh dari Daerah Pemilihan VI (Kabupaten Aceh Timur) mengharapkan kepada Saudara Plt. Gubernur Aceh agar dapat segera mengambil langkah-langkah dan memerintahkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Aceh untuk mengawasi ketat proyek jalan Peureulak-Lokop. Selain itu secara khusus kami mengharapkan agar Saudara Plt. Gubernur Aceh menurunkan tim untuk mengecek ruas jalan yang rusak dan jembatan yang terancam putus agar dapat segera ditangani karena jalan dan jembatan tersebut merupakan akses transportasi dan urat nadi ekonomi masyarakat pedalaman yang menghubungkan 4 (empat) kecamatan di Aceh Timur seperti Kecamatan Peureulak Barat, Kecamatan Ranto Peureulak, Kecamatan Peunarun, Kecamatan Serba Jadi Lokop, serta juga menghubungkan ke Kabupaten Gayo Lues.

3.            Demikian surat ini kami sampaikan, atas pertimbangan dan tindaklanjutnya kami ucapkan terimakasih.

Hormat kami,

ISKANDAR USMAN AL-FARLAKY, S.HI

Penulis: Yusmadi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved