Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Begini Perkembangan Kasus Anak Disuruh Mengemis Hingga Dirantai Sama Orangtuanya di Lhokseumawe

Penyidik Satreskrim Polres Lhokseumawe dilaporkan telah merampungkan berkas kasus dugaan penyiksaan dan eksploitasi bocah sembilan tahun oleh orangtua

SERAMBINEWS.COM/SAIFUL BAHRI
Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Indra T Herlambang memperlihatkan sejumlah barang bukti yang diamankan dalam kasus dugaan penyiksaan pada seorang anak yang dilakukan ayah tiri dan ibu kandungnya sendiri. 

Begini Perkembangan Kasus Anak Disuruh Mengemis Hingga Dirantai Sama Orangtuanya di Lhokseumawe

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Penyidik Satreskrim Polres Lhokseumawe dilaporkan telah merampungkan berkas kasus dugaan penyiksaan dan eksploitasi bocah sembilan tahun oleh orangtuanya.

Dimana bocah tersebut diduga disuruh mengemis dan bila tidak membawa pulang uang sesuai target, yakni Rp 100 ribu, maka akan disiksa, hingga-hingga tangan dan kakinya dirantai. Kedua tersangka dalam kasus ini adalah ayah tiri korban berinisial MI (39) dan UG (34) selaku ibu kandung korban.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, melalui Kasat Reskirm AKP Indra T Herlambang, menjelaskan, kalau pihaknya sudah selesai merampungkan berkas untuk kedua tersangka. "Berkas untuk kedua tersangka disatukan," ujarnya.

Sehingga beberapa hari lalu berkasnya pun sudah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Lhokseumawe. "Jadi kita sedang menunggu konfirmasi dari jaksa, apakah berkasnya lengkap ataupun tidak. Bila nantinya dinyatakan lengkap, maka akan langsung dilanjutkan tahap dua, berupa pelimpahan tersangka dan barang bukti," pungkas AKP Indra T Herlambang.

Juara MTQ asal Nagan Raya Dapat Hadiah ONH, Umrah hingga Uang Pembinaan\

Bupati Jadi Inspekur Peringati Hari Santri di Nagan Raya

Niat Ingin Bobol Kantor Keuangan, Pencuri Malah Ketiduran di Sofa Kantor Setelah Makan Cokelat Mewah

Diberitakan sebelumnya, terungkap sebuah kisah miris yang didera seorang bocah sembilan tahun di sebuah desa di Lhokseumawe. Dia diduga disuruh untuk mengemis oleh ayah tiri dan ibu kandungnya. Bila tidak membawa pulang usai mengemis, maka diduga disiksa. Memilukan, anak tersebut dikurung dan tangannya dirantai.

Sedangkan kasus ini terungkap dari laporan tetangga korban kepada seorang personil Babinsa Koramil Banda Sakti, pada Rabu (18/9/2019) sore. Selanjutnya personil Babinsa berkoordinasi dengan pihak Polsek Banda Sakti. Lalu mendatangi rumah korban.

Jokowi Janji Pangkas Golongan Eselon, Ini Tunjangan & Jabatan Dipangkas, 430 ribu PNS Terdampak

Tidak lama kemudian, anak dan ayah tiri korban serta istrinya yang juga ibu kandung korban dibawa ke Polres Lhokseumawe, untuk pengusutan. Selanjutnya keduanya pun ditetapkan sebagai tersangka KDRT dan eksploitasi anak.

Kedua tersangka dibidik dengan dengan Pasal 88 Jo Pasal 76 huruf (I)UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 44 ayat (1) Jo Pasal 45 ayat (1) UU RI Nomir 23 Tahun 2004 tentang P-KDRT Jo Pasal 65 KUHP.

Tersangka pun diancam pidana dengan hukuman penjara paling lama 10 tahun dan/atau didenda paling banyak Rp 200 juta.(*)

Disebut-sebut Calon Mentan, Mantan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo Dipanggil Jokowi ke Istana

Disebut-sebut Calon Mentan, Mantan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo Dipanggil Jokowi ke Istana

Aceh Timur Rawan Kecelakaan, Dari Korban Luka-luka Sampai Meninggal Dunia

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved