Aceh Hebat

Sekda Aceh Bikin Kejutan, Terekam Kamera Bersihkan WC Pelabuhan Ulee Lheue, Begini Kondisinya

Sekda mengatakan kenapa toilet dan tong sampah di Bandara dan pelabuhan penyeberangan luar di daerah lain bisa bersih, mengkilat dan kinclong.

Sekda Aceh Bikin Kejutan, Terekam Kamera Bersihkan WC Pelabuhan Ulee Lheue, Begini Kondisinya
SERAMBINEWS.COM/HERIANTO
Sekda Aceh membersihkan pintu WC di Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue, Kota Banda Aceh. 

Sementara di Pelabuhan Ulee Lheue, yang fungsinya sama seperti di Bandara Blang Bintang, tempat persinggahan orang yang ingin ke Sabang dan sebaliknya, ruang toilet/WC-nya tidak bisa bersih dan mengkilat atau kinclong, begitu juga tong sampah yang ada di lantai pelabuhan.

Gerakan BEREH Pemerintah Aceh, yang diprogramkan Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah itu, menyerukan seluruh kantor pemerintah mulai dari ruang kerja, toilet/WC sampai halaman depan dan belakang, harus bersih, berestetika dan hijau.

Mengecek kebersihan air wudhuk.
Mengecek kebersihan air wudhuk. (SERAMBINEWS.COM/HERIANTO)

Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue itu, tegas Taqwallah, adalah ruang publik dan merupakan pintu masuk wisatawan untuk berwisata ke Pulau Weh, Sabang.

Di daerah lain seperti Bali dan NTT, di lokasi ruang publiknya seperti pelabuhan penyeberangannya bersih, indah dan cantik, serta sejuk banyak bunga hidupnya.

Kenapa mereka bisa membuat lokasi ruang publiknya, yang bersih dan indah, mulai dari toilet/WC, ruang tunggu dan ruang kulinernya bersih, sementera di Aceh, yang penduduknya mayoritas Islam, kurang bersih.

"Kondisi kurang bersih tersebut, jangan sampai dinilai tamu dari luar yang datang ke Aceh, menggambarkan sikap dari aparatur yang bertugas di pelabuhan tersebut," sebut Taqwallah.

Karena itu, Sekda Aceh Taqwallah dalam pertemuan dengan seluruh aparatur pengelola pelabuhan Ulee Lheue, meminta kepada petugas kebersihan toilet, tempat wudhu, lantai dan lingkungan pelabuhan dibersihnya.

Kepala pelabuhan juga diminta fokus pada kerja utamanya pada kebersihan lingkungan kerja.

"Kalau lingkungan kerja dalam kondisi bersih, kita kerja juga jadi betah dan tenang. Tapi jika lingkungan kerja kotor, masyarakat kurang simpatik dengan aparaturnya,” ujar Taqwallah.(*)

Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved