Aceh Hebat

15 Perusahaan Teken MoU dengan Pemerintah Aceh

Sebanyak 15 perusahaan yang beroperasi di Aceh menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Aceh

15 Perusahaan Teken MoU dengan Pemerintah Aceh
IST

* Terkait Tanggung Jawab Sosial Lingkungan

BANDA ACEH - Sebanyak 15 perusahaan yang beroperasi di Aceh menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Aceh terkait tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan, di Gedung Serbaguna Setda Aceh, Rabu (23/10). Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah mengatakan, jika penyaluran kewajiban perusahaan itu tepat sasaran dan terlaksana dengan baik, maka hal itu akan mengurangi angka kemiskinan di Aceh.

"Kesejahteraan rakyat di negeri ini tidak dapat dihadirkan oleh pemerintah saja. Swasta punya peran dalam pengentasan kemiskinan," kata Nova Iriansyah.

Ke 15 perusahaan yang menandatangani kerja sama dengan Pemeritah Aceh yaitu PT Mifa Bersaudara, PT Bara Energi Lestari, PT Bank Aceh Syariah, PT Pegadaian (Persero) Syariah Area Banda Aceh, PT Agrabudi Jasa Bersama, PT PLN Aceh, PT Pertamina EP Field Rantau Persero Area Aceh, PT Solusi Bangun Indonesia, PT Aroma Cipta Anugerahtama, PT Perkebunan Nusantara I, PT PIM, Serambi Indonesia, PT Bank Mandiri Syariah Banda Aceh, RS Tgk Fakinah, dan PT Bank Mandiri.

Selama ini, perusahaan yang beroperasi di Aceh memang melakukan kewajibannya dengan menyediakan dana pengimbangan masyarakat di lokasi perusahaan beroperasi. Namun demikian, dana CSR perusahaan tersebut acap kali tidak terkoordinasi dengan baik, sehingga pemanfaatannya tumpang tindih dengan program pemerintah seperti program dana desa. Hal itu menjadikan pemanfaatan dana CSR ini tidak maksimal. Karenanya pemerintah memandang perlu adanya konsolidasi dan koordinasi bersama sehingga penyaluran dana CSR tetap sasaran.

Plt Gubernur mengatakan, CSR merupakan perwujudan akuntabilitas publik serta upaya untuk membangun citra perusahaan di masyarakat. Tidak hanya itu, CSR juga sangat bermanfaat menghadirkan dukungan publik terhadap usaha yang digerakkan oleh perusahaan. Karena itu, usai penandatanganan kerja sama, pemerintah dan masyarakat wajib pula bertanggungjawab atas keberlanjutan korporasi di Aceh.

"Bagi masyarakat, kehadiran dana CSR sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan, mengoptimalkan sumber daya dan sumber ekonomi, serta mengurangi kesenjangan sosial. Kita ingin ada koordinasi yang baik agar pemerintah bisa menyesuaikan dengan program dan memantau sejauh mana CSR benar-benar teraplikasi secara konkret," kata Nova.

Plt Gubernur berharap, perusahaan lain yang belum melakukan kerja sama bisa segera menyusul sehingga menjadi sebuah gerakan yang masif di Aceh. Dengan demikian keberadaan dunia usaha di Aceh tidak hanya berorientasi kepada profit semata, tapi juga berperan dalam meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat sekitarnya.

Sementara itu, Asisten II Setda Aceh, T Ahmad Dadek mengatakan, dengan  adanya kesepakatan bersama itu, perusahaan bisa menggunakan resource atau sumber daya manusia yang ada di pemerintahan, sehingga penyaluran program CSR bisa tepat sasaran.

"Dengan kerja sama ini, ada transparansi dalam pengelolaan dana dan pemberdayaan masyarakat," kata Dadek. Pun demikian, program CSR tidak tumpang tindih dengan program pemerintah.

Dadek menambahkan, pihaknya akan segera membentuk Forum CSR yang terdiri atas pihak pemerintah, perusahaan, dan masyarakat. Dengan demikian, akan ada koordinasi terpadu dalam penyaluran dana CSR. Hal itu, kata dia, juga menjadi langkah awal mewujudkan Aceh Hebat.

Disebutkan, semula pihaknya mengundang 192 perusahaan. Namun pada kesempatan pertama hanya 15 perusahaan yang melakukan kesepakatan kerja sama, di samping beberapa perusahaan lain yang masih berkoordinasi dengan induk perusahaan di Jakarta maupun luar negeri. Begitu juga dengan perusahaan di bawah naungan Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), yang meminta waktu untuk melakukan penandatanganan secara terpisah di kesempatan lain. (rel/fit)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved