Jokowi Gaet Prabowo Masuk Kabinet, LIPI Ingatkan Risiko Bahaya Bagi Demokrasi

"Buat apa kita mengadakan pemilu kalau ujung-ujungnya kekuasaan itu dibagi-bagi antara yang menang dan yang kalah?

Jokowi Gaet Prabowo Masuk Kabinet, LIPI Ingatkan Risiko Bahaya Bagi Demokrasi
DOKUMENTASI WARTAWAN ISTANA KEPRESIDENAN
Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto selfie dengan wartawan seusai keduanya bertemu di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (11/9/2019). (DOKUMENTASI WARTAWAN ISTANA KEPRESIDENAN ) 

Jokowi Gaet Prabowo Masuk Kabinet, LIPI Ingatkan Risiko Bahaya Bagi Demokrasi

SERAMBINEWS.COM - Kepala Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsuddin Haris mengkritik upaya Presiden Joko Widodo mengajak pihak oposisi untuk bergabung dalam kabinetnya.

Ia mencontohkan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Wakil Ketua Umum Gerindra Edhy Prabowo yang dipanggil oleh Jokowi ke Istana Kepresidenan.

Mereka diproyeksikan menjadi calon menteri.

Padahal, Prabowo dan partainya merupakan kompetitor Jokowi dalam Pilpres 2019.

"Buat apa kita mengadakan pemilu kalau ujung-ujungnya kekuasaan itu dibagi-bagi antara yang menang dan yang kalah?

Ya kalau kompetisi sepak bola ibarat semua dapat piala," kata Syamsuddin dalam diskusi bertajuk Mencermati Kabinet Jokowi Jilid 2 di Upnormal Raden Saleh, Jakarta, Selasa (22/10/2019).

Ternyata Ada Tiga Politisi Tolak Jadi Menteri Jokowil, Meski Sudah Ditawari Beberapa Kali

Video - Pertamina Aceh Kampanyekan #MaluAntriPremium , Sebut Kendaraan Baru Tidak Cocok Pakai Bensin

Relawan Pemenangan di Aceh beri Tanggung Jawab Untuk Prabowo, Diantaranya Selesaikan Soal Bendera

Air Bah Hanyutkan Dua Pencari Batu di Sungai Aceh Utara, Begini Kronologis dan Nasib Korban

Ia menilai, hal semacam itu bertentangan dengan rasionalitas demokrasi.

Sebab, dalam kompetisi pilpres, pihak yang menang berhak berkuasa.

Sementara itu, pihak yang kalah harus legawa dan berperan sebagai oposisi pemerintah.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: TribunNewsmaker
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved