Breaking News
Rabu, 13 Mei 2026

Ayah Gergaji Tangan Anak Kandung Hingga Terluka Parah, Cekcok Usai Mabuk

Pelaku bernama Sapri (48) diamankan polisi setelah menganiaya anaknya, Yusril (18), dengan cara menggergaji tangan korban.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Victory News
Ilustrasi penganiayaan 

SERAMBINEWS.COM - Seorang ayah nekat menganiaya anak kandungnya sendiri.

Entah apa yang ada dalam pikirannya, pelaku menggergaji tangan korban hingga terluka parah.

Pelaku kini telah ditangkap polisi atas tindakannya menganiaya anak kandungnya sendiri.

Pelaku bernama Sapri (48) diamankan polisi setelah menganiaya anaknya, Yusril (18), dengan cara menggergaji tangan korban.

Peristiwa ini terjadi di rumahnya di sekitar Jalan Veteran Utara Lorong 41, Kecamatan Makassar, Makassar, Kamis (25/10/2019) kemarin.

Kapolsek Makassar Kompol Kodrat Muhammad Hartanto saat dikonfirmasi mengatakan, peristiwa ini menggegerkan warga setempat hingga akhirnya polisi menerima laporan dan langsung mendatangi lokasi.

"Sempat warga infokan kalau ada bapak bertengkar dengan anaknya".

"Anaknya terluka kena gergaji di tangannya sebelah kiri, sekarang pelaku sudah diamankan di Polsek Makassar," kata Kodrat kepada Kompas.com, Jumat (25/10/2019).

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Makassar Iptu Harianto Rahman mengatakan, saat diperiksa, Sapri menyampaikan keterangan yang berubah-ubah.

Peristiwa ini bermula ketika Sapri tiba di rumahnya dalam keadaan mabuk.

Dalam kondisi itu, Sapri dan Yusril terlibat pertengkaran.

Namun tidak jelas apa pemicu pertengkaran itu.

Harianto mengatakan, Sapri kemudian mengambil gergaji lalu melukai tangan anaknya.

"Si Ayah kondisinya habis minum, terus pulang".

"Memang ada cekcok sedikit dengan anaknya. (Digergaji) tidak sampai putus (tangan Yusril)," tutur Harianto.

Harianto mengatakan, Sapri yang juga berprofesi sebagai tukang kayu itu tidak ditahan karena keluarga, termasuk anaknya, Yusril, tidak ingin memperpanjang masalah ini.

Sapri kini sedang dalam proses untuk dipulangkan kembali kepada keluarganya.

"Intinya ini pertikaian murni ayah dan anak. Tapi tidak ingin diproses hukum".

"Jadi kita hanya ambil keterangan lisan saja. Anak-anaknya ini sudah mau ambil bapaknya," tutup Harianto.

Dana Otsus Aceh Berakhir 2027, Anggota DPR RI asal Aceh Janji Perjuangkan Dana Otsus Jadi Permanen

Diserang Burung Pipit, Petani di Blang Dalam Abdya Potong Sebagian Batang Padi sebelum Panen

Perempuan Ini Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dan Penuh Luka, Diduga Dibunuh di Kandang Ayam

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mabuk, Seorang Ayah di Makassar Gergaji Tangan Anaknya"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved