Breaking News:

Berita Aceh Tengah

Shabela Abubakar Segera Terbitkan Perbup Sehari Berbahasa Gayo, Ini Targetnya

Salah satu upaya melestarikan budaya bahasa Gayo, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, akan mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang sehari...

Penulis: Mahyadi | Editor: Jalimin
SERAMBINEWS.COM/MAHYADI
Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar. 

Shabela Abubakar Segera Terbitkan Perbup Sehari Berbahasa Gayo, Ini Targetnya

 

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Salah satu upaya melestarikan budaya bahasa Gayo, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, akan mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang sehari berbahasa Gayo.

Wacana dikeluarkanya perbup itu, mengingat kondisi bahasa Gayo, sudah mulai jarang digunakan sebagai sarana berinteraksi di kalangan masyarakat.

Rencana diterbitkannya, Perbup tentang sehari berbahasa Gayo, disampaikan langsung oleh Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar ketika menyampaikan sambutan di acara pembukaan Romansa Takengon Festival yang diselenggarakan di lapangan Setdakab, Kota Takengon, Kabupaten setempat.

“Perbup ini, akan segera kita keluarkan. Nanti, sehari berbahasa Gayo, kita padukan dengan penggunaan pakaian kerawang Gayo,” kata Shabela.

Tas Dirampas Dua Pria saat Pulang Shalat Subuh, Kini Jamaah Tersebut Dirawat di Rumah Sakit

Apes! Jual Motor Hasil Curian, Pemuda Ini Ternyata Malah Bertransaksi dengan Sang Pemiliknya

Dia mengakui, bahwa bahasa Gayo, berpotensi atau rawan punah karena sudah jarang digunakan sebagai sarana berinteraksi, bahkan di kalangan masyarakat Gayo sendiri.

“Ada kecendrungan, orang tua di daerah ini, tidak lagi mengajarkan anak-anaknya atau berkomunikasi menggunakan bahasa Gayo. Bahasa ibu, sudah digantikan dengan bahasa nasional yaitu bahasa Indonesia,” tuturnya.

Ironisnya lagi, kata Shabela, ada sebagian orang Gayo yang malu berbahasa Gayo di depan publik, sehingga bahasa masyarakat di wilayah tengah Aceh ini, dikhatirkan suatu saat akan hilang.

“Jadi, perlu perhatian semua pihak, agar bahasa Gayo benar-benar menjadi tuan dirumah sendiri. Dan tanggung jawab besar ini, bukan hanya di kalangan pemerintah, tapi semua harus terlibat,” pungkasnya.(*)

Ruas Jalan Provinsi di Simeulue Amblas, Ini Lokasinya

Fakta Pembunuhan PNS yang Jasadnya Dicor, Hilang Selama 17 Hari Hingga Motif Pembunuhan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved