Berita Aceh Barat Daya
Abrasi Kembali Landa Pantai Jilbab Susoh Abdya, Ini Permintaan Warga
Bahkan, akibat hantaman ombak, sejumlah pohon yang ada di sekitar lokasi ikut tumbang
Penulis: Rahmat Saputra | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Rahmat Saputra I Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Abrasi kembali menghantam Desa Kedai Palak Kerambil, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).
Gelombang tinggi dan gelombang pasang itu, telah melanda sejak dua hari terakhir.
Puncak gelombang pasang itu terjadi pada Sabtu (26/10/2019) malam, yang mengakibatkan talud sebagai pengaman pantai yang dibangun dari semen, ikut hancur dihantam gelombang pasang tersebut.
• BREAKING NEWS - Longsor Susulan Kembali Ganggu Arus Lalu Lintas Aceh Barat-Pidie
Salah seorang warga Desa Palak Kerambil, Abdul Aziz meminta pemerintah harus mencari solusi segera, sebelum gelombang pasang itu mengganas dan menghancurkan rumah warga yang berada di pesisir pantai tersebut.
"Kabarnya ini akan dibangun Breakwater oleh Pemerintah pada tahun 2020, namun kami berharap solusi jangka pendeknya, dihancurkan breakwater itu, karena itulah penyebab air pasang menghantam dan merusak ini," ujar Abdul Aziz.
Sekretaris DPW Partai Aceh Abdya itu juga meminta, pihak BPBK Abdya bangun tanggap darurat, seperti membuat pasir dalam karung, sehingga ketika ada gelombang pasang ada yang menghambat.
• Simpang Elak Lhokseumawe Terendam Banjir, Kendaraan Tak Bisa Melintas
"Tanggap darurat juga harus dibangun, karena kalau naik gelombang tinggi, maka langsung ke rumah warga, sebelum itu terjadi maka bangun tanggap darurat terlebih dahulu," pintanya.
Pantau Serambinews.com kondisi pantai yang menjadi lokasi objek wisata itu, kini amburadul.
Bahkan, akibat hantaman ombak itu, sejumlah pohon yang ada di sekitar lokasi ikut tumbang.
Saat ini, sudah ada anggota DPRK Abdya yang tiba, seperti Wakil Ketua II DPRK Abdya, Hendra Fadli (Partai Aceh), Munandar (PAN), Julinardi (Hanura) dan Dina Afridha SPd (Partai Aceh), serta kepala BPBK Abdya, Amiruddin SPd. (*)
• Biaya Listrik Pemkab Aceh Singkil Sedot Anggaran Rp 4,6 Miliar Per Tahun
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/abrasi-pantai-di-abdya-akndan.jpg)