Berita Aeh Tamiang
Pemkab Aceh Tamiang Setujui Pembangunan Rumah Layak Huni di Kualapeunaga
"Alhamdulillah proposal kami direspon bupati. Kemarin tim Bappeda sudah turun," kata Anwar kepada serambinews.com, Minggu (27/10/2019).
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nur Nihayati
"Alhamdulillah proposal kami direspon bupati. Kemarin tim Bappeda sudah turun," kata Anwar kepada serambinews.com, Minggu (27/10/2019).
Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Pemkab Aceh Tamiang menyetujui permohonan warga Kualapenaga, Kecamatan Bendahara membangun rumah layak huni (RLH).
Kepastian ini disampaikan tokoh masyarakat setempat yang juga mantan Datok Penghulu, Anwar Muhammad setelah menerima kunjungan tim Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bappeda Aceh Tamiang, Jumat (25/10/2019) lalu.
"Alhamdulillah proposal kami direspon bupati. Kemarin tim Bappeda sudah turun," kata Anwar kepada serambinews.com, Minggu (27/10/2019).
• MRI Pidie – ACT Aceh Selenggarakan Orientasi Relawan di Pidie
• Proyek Eksperimen Meriahkan Fatih STEMS Expo 2019
• Ini Penampakan Bunga Bangkai di Gunung Luboek Teumanggung Abdya yang Sudah Layu
Namun dalam realisasi itu, Pemkab Aceh Tamiang hanya mampu membantu mendirikan 12 unit RLH. Sementara jumlah unit yang diajukan warga sebanyak 50 unit.
"Ya tidak apa-apa, kami tetap bersyukur telah direspon," lanjut Anwar.
Anwar menjelaskan kehidupan di Kualapeunaga memang masih didominasi masyarakat ekonomi lemah.
Di wilayah ini masyarakat berporfesi sebagai nelayan tradisional.
Pihak Kampung sendiri kata dia sudah berinisiatif menyediakan lahan tiga hektare sebagai lokasi pembangunan RLH.
Anwar menambahkan dalam kunjungan itu, tim Bappeda yang dipimpin Kabid Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, Muhammad Yani sempat menjelaskan sekarang ini sedang dilakukan pendataan warga miskin yang akan menerima bantuan Rumah Sehat Sederhana (RSS) dari pemerintaha daerah.
Khusus di Kualapeunaga, pembangunan rumah bantuan itu akan dimulai tahun depan.
"Dikarenakan dokumen perencanaan telah selesai dan tidak tertampung pada tahun ini, maka program perencanaannya akan dilanjutkan di tahun 2020. Kami sangat berharap pembangunan ini dilanjutkan dengan infrastukur lain, mengingat kampung kami sangat tertinggal dibanding daerah lain," lanjut Anwar. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pemkab-aceh-tamiang-menyetujui-pembangunan-12-unit-rlh.jpg)