Breaking News:

Beasiswa

Beri Kesempatan Mahasiswa di Luar Daerah, Pendaftaran Beasiswa Tamiang Diperpanjang Dua Pekan

Dalam surat itu, Basyaruddin meminta seluruh camat menyampaikan informasi ini ke datok penghulu untuk kemudian disebarluaskan ke seluruh masyarakat.

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/Foto Sekretariat DPRK
Seratusan mahasiswa Aceh Tamiang yang kuliah di Medan mendengarkan kuliah umum Ketua DPRK Aceh Tamiang Suprianto di UIN Sumut, Minggu (27/10/2019). Banyaknya mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar daerah menjadi salah satu alasan Pemkab Aceh Tamiang memperpanjang masa pendaftaran beasiswa. 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Pemkab Aceh Tamiang resmi memperpanjang masa pendaftaran beasiswa berprestasi dan kurang mampu.

Melalui surat yang dikeluarkan Sekdakab Aceh Tamiang Basyaruddin, pendaftaran beasiswa yang menganggarkan Rp 1 miliar ini diperpanjang hingga 15 November 2019.

Dalam surat itu, Basyaruddin meminta seluruh camat menyampaikan informasi ini ke datok penghulu untuk kemudian disebarluaskan ke seluruh masyarakat.

"Dalam kebijakan sebelumnya, pendaftaran ditutup 31 Oktober. Jadi ada penambahan waktu dua minggu," kata Kabag Kesra dan Keistimewaan Aceh, Yetno, Senin (28/10/2019).

Prodi Ilmu Hukum UIN Ar-Raniry Baksos di Panti Asuhan, Ajak Anak Bermain untuk Mengasah Kecerdasan

Musyawarah PA dan KPA Langsa Tetapkan Calon Ketua Definitif DPRK

Baru Emban Tugas Sebagai Menteri BUMN, Erick Thohir Justru Dilaporkan ke Polisi, Ada Apa?

Yetno mengatakan perpanjangan waktu penerimaan permohonan bantuan beasiswa ini merupakan tindaklanjut dari surat Bupati Aceh Tamiang yang diterbitkan 26 September.

Ada beberapa faktor yang dijadikan pertimbangan, di antaranya domisili mahasiswa calon penerima beasiswa yang jauh.

Disebut Yetno, saat ini mahasiswa Aceh Tamiang banyak yang kuliah di luar daerah.

"Mereka ini kan ada yang kuliah di Banda Aceh, Langsa, Lhokseumawe, Medan dan sebagian di Jawa. Jadi waktu mereka cukup terbatas untuk melengkapi administrasi. Atas dasar ini pemerintah daerah memberi waktu lebih untuk proses pengurusan," kata Yetno.

Beasiswa untuk tahun 2020 ini disediakan dalam dua kategori, beasiswa mahasiswa berprestasi dan mahasiswa kurang mampu.

Untuk beasiswa berprestasi memiliki dua kriteria persyaratan, yaitu kriteria jurusan eksakta dengan IPK minmal 3.00 dan non-eksakta dengan IPK minimal 3.5.

"Kalau yang beasiswa masyarakat kurang mampu dengan kriteria umum masuk dalam basis data terpadu (BDT), hanya butuh surat pengantar dari datok penghulu yang diketahui camat setempat," jelas Yetno.

Sementara persyaratan umum lainnya, mahasiswa minimal duduk di semeter dua dan tidak berstatus CPNS/PNS atau intansi yang berbau pemerintahan lainnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved