Breaking News
Jumat, 10 April 2026

Berita Bireuen

Santri MUDI Samalanga Bireuen Mengikuti Seminar Kebangsaan

seminar atau halaqah yang mengupas tentang Pesantren dan nilai kebangsaan, merawat sejarah untuk memperkokoh Keindonesiaan

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
FOTO DOK MUDI MESRA
Santri mengikuti seminar di MUDI Mesra Samalanga, Bireuen, Senin (28/10/2019) sore. 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM - Ribuan santri dayah Ma'hadal Ulum Diniyyah Islamiyyah (MUDI) Masjid Raya, Samalanga Bireuen, Senin (28/10/2019) sore mengikuti seminar atau halaqah yang mengupas tentang Pesantren
dan nilai kebangsaan, merawat sejarah untuk memperkokoh Keindonesiaan.

Ketua panitia seminar Tgk Mustafa Lamno kepada Serambinews.com, Selasa (29/10/2019) mengatakan, seminar dilaksanakan kerjasama Kementerian Pendidikan RI, Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Aceh, PWNU bersama MUDI Mesra bertempat di aula IAI Al Aziziyah Samalanga.

Selain itu juga dilaksanakan seminar tentang kebangsaan di Mesjid Po Teumeureuhom dalam komplek dayah juga kerjasama dengan sejumlah lembaga.

Azhari Cagee Minta Pemerintah Pusat Bebaskan Irwandi Yusuf, Ini Alasannya

Tgk H Zahrul Fuadi Mubarrak sering dipanggil Abi MUDI mewakili Abu Syekh H Hasanoel Basri HG (Abu Mudi) dalam paparannya menguraikan tentang pentingnya mencintai tanah air (hubbul wathan) di kalangan dayah khususnya santri.

Disebutkan, cinta tanah air di kalangan santri merupakan panggilan keagamaan dan realisasi dari hadist hubbul wathan minal iman (cinta tanah air bahagian dari iman).

Agus Widiatmoko dari Direktorat Sejarah Kemendikbud RI dalam kata sambutannya mengatakan penting nilai-nilai sejarah dan kebangsaan di terapkan di kalangan santri.

Korban Banjir di Gunong Pulo Aceh Barat Peroleh Bantuan dari PMI

Sedangkan seminar (halaqah) mengupas tentang kebangsaan juga diikuti ribuan santri berlangsung di Mesjid Po Teumeuruhom yang terletak di kompleks dayah.

Dalam kegiatan kedua kata Tgk Mustafa menghadirkan pemateri Tgk H Muhammad Yusuf A Wahab atau lebih dikenal Tu Sop, pimpinan Dayah Babussalam Al Aziziyah, Jeunieb yang juga Ketua HUDA Aceh.

Pemateri kedua, Kamaruzzaman Bustamam Ahmad Ph D dosen UIN Ar-Raniry dengan moderator Dr Tgk Muntasir A Kadir Kedua seminar dengan topik berbeda dilaksanakan sesudah shalat dhuhur hingga Ashar dihadiri ribuan santri dan undangan yang cukup antusias mengikuti pertemuan tersebut.

Inti dari dua seminar tersebut kata Tgk Muntasir adalah menambah wawasan para santri tentang memperkokoh persatuan, menambah wawasan serta bagian dari pendidikan bagi santri dan unsur dayah serta lainnya.(*)

Isak Tangis Eks Caleg Partai Gerindra Dipecat Sehari Sebelum Pelantikan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved