Berita Banda Aceh

Petugas Dishub Kota Banda Aceh Tata Lahan Parkir di Samping RSUDZA

“Kami minta pemilik kendaraan roda empat khususnya untuk tidak memarkir di lokasi-lokasi yang memang sudah dipasang larangan parkir..."

Petugas Dishub Kota Banda Aceh Tata Lahan Parkir di Samping RSUDZA
FOR SERAMBINEWS.COM
Kadishub Kota Banda Aceh, Drs Muzakkir Tulot MSi 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banda Aceh, menata lahan parkir yang dinilai bermasalah dan sering dikeluhkan warga serta pengguna jalan, akibat menimbulkan kemacetan serta terganggunya kelancaran lalu lintas.

Lahan parkir yang dinilai bermasalah itu berada di samping Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh.

Di samping sejumlah areal parkir lainnya yang masih sarat masalah.

Kasus Anak Bunuh Ayah Kandung di Nagan Raya, Terungkap Darah di Parang Sang Ayah

Demikian disampaikan Kadishub Kota Banda Aceh, Drs Muzakkir Tulot MSi, kepada Serambinews.com, Senin (4/11/2019).

Ia mengatakan begitu mendapat laporan tersebut, petugasnya langsung diutus turun ke lokasi untuk merespons permasalahan tersebut.

Termasuk yang turun langsung ke lokasi, Kabid Perparkiran Dishub Kota Banda Aceh, Sadli Etika SSos bersama sejumlah anggotanya.

“Warga dan pengguna jalan mengeluhkan kawasan itu sering macet, akibat mobil-mobil pribadi, terutama mereka yang duduk di sana serta sebagiannya masuk ke areal rumah sakit, tapi memarkir mobilnya di sana.

Buka Pembekalan Anggota Legislatif di Aceh, Ketua PAN Zulkifli Hasan Ingatkan Tiga Tugas Pokok

Di samping ada rambu larangan parkir bagi kendaraan roda empat, selain roda dua, kondisi mobil-mobil yang diparkir selama ini di lokasi itu juga telah memakan sebagian besar badan jalan,” sebut Muzakkir,.

Kadishub Kota Banda Aceh ini pun menerangkan, Kabid Perparkiran, Sadli Etika yang turun ke sana, telah memanggil dan memberi pengertian kepada juru parkir (jukir) dengan meminta kesediaan mereka untuk melarang roda empat di parkir di sana serta mengarahkan pemilik mobil untuk memarkir di lokasi yang seharusnya.

“Selain ada rambu-rambu larangan parkir untuk kendaraan roda empat, kecuali roda dua yang memang diperbolehkan parkir di sana, di ruas jalan tersebut juga merupakan jalur lintasan Trans Koetaradja,” sebut Muzakkir.

Bupati Aceh Jaya T Irfan TB Pimpin Upacara Peringatan Hari Santri di Pesantren Darul Abrar

Kalau imbauan dimaksud tetap tidak diindahkan, lanjut Muzakkir Tulot yang didampingi Kabid Perparkiran Dishub, Sadli Etika, jangan salahkan pihaknya kalau roda mobil tersebut akan digembok oleh petugas dan dikenakan sanksi tilang.

Lalu, kalau terbukti petugas jukir hanya mengutamakan pemasukan retribusi untuk areal parkir yang dijaganya, sehingga mengabaikan kepentingan orang banyak, maka Dishub Kota Banda Aceh juga akan jatuhi sanksi.

“Kami minta pemilik kendaraan roda empat khususnya untuk tidak memarkir di lokasi-lokasi yang memang sudah dipasang larangan parkir.

Tolong hargai keselamatan pengguna jalan lainnya. Jadi, bagian kepedulian bersama ini, bukan hanya tanggung jawab petugas dishub. Tapi, hendaknya hal ini menjadi perhatian bersama,” tambah Sadli Etika.(*)

Abati Kuta Krueng Kembali Pimpin HUDA Pidie Jaya

Penulis: Misran Asri
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved